Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

PD IPM PPU Adakan Kajian Online Bersama Kader PP Muhammadiyah

badge-check


					Caption: PD IPM PPU Adakan Kajian Online Bersama Kader PP Muhammadiyah | Poto: Istimewa Perbesar

Caption: PD IPM PPU Adakan Kajian Online Bersama Kader PP Muhammadiyah | Poto: Istimewa

CAHAYABORNEO.COM, PENAJAM – Untuk menghimpun para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah Penajam Paser Utara (IPM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) , Pimpinan Daerah (PD) IPM PPU berinisiatif mengadakan kajian online.

Tidak hanya untuk kajian, hal ini pun sebagai tempat silaturahmi virtual bagi kader-kader IPM PPU terlebih juga untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Mengingat tempat tinggal kader-kader IPM PPU yang jauh dan sulit dijangkau untuk berkumpul lengkap.

Kajian tersebut berlangsung pada hari Ahad, 9 April 2023 dengan mengusung tema “Puasa sah, tapi sia-sia” dengan menghadirkan Ustadz Taufiq Adi Kurniawan yang mana sebagai kader PP Muhammadiyah juga sekaligus sebagai anggota KDI PW IPM D.I. Yogyakarta.

Kajian online ini diikuti oleh kader-kader IPM terbaik se-PPU khususnya, dan Kaltim secara umumnya. Kajian dimulai siang hari setelah zuhur dan dimoderatori oleh Ipmawan Najih dari Bidang Kajian Dakwah Islam PD IPM PPU.

Ustadz Taufiq menjelaskan makna takwa di Ramadhan jangan sampai hanya menjadi sibuk untuk shaleh individual dalam hal ibadah ritual, tapi puasa di sini juga sebagai momentum untuk menjadi hamba yang shaleh sosial, artinya peduli terhadap sesama seperti senang berbagi kepada yang layak mendapatkan.

“Jangan sampe puasa hanya membuat kita menjadi shaleh ritual, tapi puasa juga adalah sebagi momentum membentuk diri menjadi shaleh sosial, ini harus menjadi introspeksi kita” kata Ustadz Taufiq,  Sabtu (15/4/2023).

Sebelum kajian ditutup diadakan sesi tanya jawab, salah satu kader IPM menanyakan perihal imsak. Ustadz Taufiq menjelaskan imsak adalah waktu untuk berhati-hati dalam artian sebentar lagi waktu subuh tiba, akan tetapi bukan berarti tidak boleh makan dan minum.

Kajian pun di akhiri dengan sesi foto bersama. Diharapkan kajian-kajian online ini dapat terus berlangsung dan juga sebagai alternatif untuk silaturahmi.

Ustadz Taufiq berterima kasih karena telah diberi kesempatan untuk member samai kader-kader IPM Kaltim khususnya PPU, kajian pun diakhiri oleh moderator.

“Terimakasih bagi kader-kader yang telah berkesempatan untuk ikut dalam kajian pada hari ini,” tutupnya. (*)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial