Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Ketua DPRD PPU Dorong Disdikpora Buka Sekolah Inklusi

badge-check


					Foto: Foto: Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Syahrudin M Noor. (DOK.Istimewa) Perbesar

Foto: Foto: Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Syahrudin M Noor. (DOK.Istimewa)

PENAJAM – Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemerintah daerah setempat untuk membuka sekolah inklusi.

Sekolah inklusi merupakan sekolah yang dapat mengakomodasi dan mendampingi pengembangan diri anak-anak berkebutuhan khusus dalam proses pembelajarannya dengan berbagai pendekatan yang dihadirkan.

Tetapi tidak semua anak berkebutuhan khusus dapat mengakses sekolah inklusi. Pada umumnya, jenis anak berkebutuhan khusus bisa masuk sekolah inklusi seperti tunanetra, tunawicara, tunadaksa dan autis ringan. 

Ketua DPRD Kabupaten PPU Syahrudin M Noor mengungkapkan jika di daerah ini belum ada sekolah inklusi. Kehadiran sekolah ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pendidikan bagi disabilitas atau anak berkebutuhan khusus (ABK). 

“DPRD dorong Pemda agar membuka sekolah inklusi, kehadiran sekolah ini akan mempermudah anak berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan,” kata Syahrudin M Noor, Jumat (10/11/2023).

Meski ada satu Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terletak di Keluarahan Gunung Steleng, kecamatan Penajam, Syahrudin menekankan jika sekolah inklusi perlu dibuka di daerah ini.

“Sekolah inklusi perlu dibuka di Kabupaten PPU, agar anak berkebutuhan khusus di empat kecamatan bisa mengakses pendidikan,” kata dia.

Dengan dibukanya Sekolah Inklusi, hal itu akan meningkatkan kepercayaan diri setiap anak berkebutuhan khusus yang menempuh sekolah di inklusi.

“Program Sekolah Inklusi ini perlu, agar mendekatkan pelayanan pendidikan bagi anak yang berkebutuhan khusus,” kata dia.

Sementara itu, di Kalimantan Timur sendiri ada sejumlah daerah yang telah membuka sekolah inklusi. Hal ini bisa dijadikan rujukan bagi Disdikpora untuk membuka sekolah inklusi. (ADV/CB)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Salurkan Makanan Bergizi, PT Pertamina EP Tanjung Field Dukung Program Pemkab Tabalong dalam Penanganan Stunting

8 Agustus 2025 - 17:00 WITA

Berdayakan UMKM Desa Masukau, Program CSR PT Pertamina EP Tanjung Field Gelar Pelatihan Menjahit Metode Patchwork dan Slashing

8 Agustus 2025 - 16:41 WITA

Satgas Yonif 614/RJP Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Distrik Mokoni, Papua Pegunungan

8 Agustus 2025 - 16:07 WITA

Dukung Konservasi Pesut Mahakam, Program CSR PT Pertamina Hulu Mahakam Raih Predikat Emas ISRA 2025

18 Juli 2025 - 17:18 WITA

Kolaborasi PT Pertamina EP Tanjung Field dan UMKM Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif Desa

18 Juli 2025 - 17:13 WITA

Trending di DAERAH