Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Anggota DPRD PPU Perjuangkan Kepentingan Nelayan

badge-check


					Foto: Anggota DPRD PPU Syarifuddin HR. (DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Anggota DPRD PPU Syarifuddin HR. (DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) Syarifuddin HR mengaku akan memperjuangkan kepentingan nelayan daerah setempat.

Syarifudin mengungkapkan jika legislatif tengah memperjuangkan bantuan mesin kapal dan alat tangkap ikan untuk nelayan di Benuo Taka. 

“Bantuan masih kapal dan alat tangkap ini guna meningkatkan kemampuan produksi ikan tangkap,” kata Syarifuddin, Sabtu (11/11/2023).

Dikatakan Syarifuddin legislatif tengah memperjuangkan bantuan alat untuk nelayan pad anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2024.

“Pemda hanya bisa mengalokasikan anggaran untuk bantuan pengadaan masin kapal dan alat tangkap kan. Karena dalam beberapa tahun belakangan ini, program pengadaan bantuan kapal nelayan tidak diperbolehkan lagi,” kata Syarifudin.

Diungkapkan Syarifudin, sebelumnya pemerintah pusat telah memberikan bantuan berupa kapal nelayan, namun para nelayan banyak yang mengeluh lantaran bahan dari kapal tersebut tindak memiliki kualitas yang baik sehingga menyebabkan kapal cepat rusak.

Syarifuddin juga mendorong pemerintah, selain program bantuan mesin kapal dan alat tangkap ikan, pemerintah daerah juga perlu memprogramkan pelatihan bagi nelayan untuk menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Pelatihan budidaya terhadap nelayan perlu dilakukan agar nantinya para nelayan memiliki sumber penghasilan tambahan selain melaut. 

“Para nelayan juga perlu dilatih untuk budidaya ikan di kolam terpal maupun budidaya ikan menggunakan keramba di daerah pesisir pantai,” kata dia.

Ia mendorong Dinas Perikanan PPU harus bisa mempersiapkan ribuan nelayan yang ada di Benuo Taka untuk menangkap peluang terhadap peningkatan kesejahteraan. Kedepan, kebutuhan konsumsi ikan akan terus mengalami peningkatan seiring dengan adanya rencana pemindahan ibu kota negara ke wilayah PPU. 

“Kebutuhan ikan nantinya akan naik berkali-kali lipat, para nelayan kita harus meningkatkan daya produksi ikan tangkap maupun budidaya. Jangan sampai nantinya lebih banyak ikan dari luar daerah dipasok ke IKN,” tuturnya. (ADV/CB)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina EP Tanjung Field Gelar Edukasi Stunting dan Demo Masak Bergizi di Tabalong

30 September 2025 - 13:38 WITA

Salurkan Makanan Bergizi, PT Pertamina EP Tanjung Field Dukung Program Pemkab Tabalong dalam Penanganan Stunting

8 Agustus 2025 - 17:00 WITA

Berdayakan UMKM Desa Masukau, Program CSR PT Pertamina EP Tanjung Field Gelar Pelatihan Menjahit Metode Patchwork dan Slashing

8 Agustus 2025 - 16:41 WITA

Satgas Yonif 614/RJP Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Distrik Mokoni, Papua Pegunungan

8 Agustus 2025 - 16:07 WITA

Dukung Konservasi Pesut Mahakam, Program CSR PT Pertamina Hulu Mahakam Raih Predikat Emas ISRA 2025

18 Juli 2025 - 17:18 WITA

Trending di DAERAH