Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Pemerintah Kabupaten Penajam Diminta Tingkatkan Perlindungan Anak

badge-check


					Foto: Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Wakidi.(DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Wakidi.(DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), meminta pemerintah kabupaten setempat meningkatkan perlindungan serta keamanan terhadap anak.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten PPU Wakidi mengatakan, perlindungan dan keamanan bagi anak perlu ditingkatkan agar anak-anak tidak menjadi korban kekerasan dan tindak asusila.

“Tentunya pemerintah kabupaten tidak bisa bergerak sendiri, pengawasan terhadap keamanan anak juga kewajiban orang tua dan masyarakat, jangan sampai lalai,” ujar Wakidi, Rabu (22/11/2023).

Dia mengimbau kepada orang tua untuk peduli serta meningkatkan pengawasan terhadap anak sebab pada dasarnya semua anak polos, dan pelaku memanfaatkan kepolosan serta ketidakberdayaan anak.

Pelaku kekerasan dan asusila pada anak tegas dia, sangat pantas dijatuhi hukuman berat. Meskipun demikian, hukuman yang diberikan harus melalui proses pengkajian matang.

“Apapun bentuk hukumannya, harus bisa memberi efek jera bagi pelaku kekerasan dan asusila terhadap anak di bawah umur,” tegas Wakidi lagi.

Sesuatu yang lebih penting untuk meredam kasus kekerasan dan asusila terhadap anak, lanjut dia, yakni membangun kultur agamis di masyarakat.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara, mendata pelaku kekerasan dan asusila terhadap anak didominasi orang-orang terdekat anak yang menjadi korban.

“Yang jauh lebih penting membangun kultur yang religius karena bisa menahan potensi terjadinya kekerasan dan asusila,” kata Wakidi. (ADV/CB)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kejurnas Pickleball 2025 Resmi Dibuka, Bupati PPU Pukul Bola Pertama

13 Desember 2025 - 11:48 WITA

Kepengurusan KAHMI PPU Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Indrayani Pimpin Presidium

13 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sat Binmas Polres PPU Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Satpam dan Dishub

12 Desember 2025 - 13:11 WITA

Harga Pangan di PPU Merangkak Naik Jelang Nataru

12 Desember 2025 - 12:41 WITA

Selamatkan Habitat Bekantan, 200 Pohon Perpak Ditanam di Sungai Tunan

11 Desember 2025 - 19:43 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA