Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Bijak Ilhamdani Apresiasi Pemerintah Pusat Libatkan Pelaku UMKM di Upacara HUT RI Ke-79

badge-check


					Foto: Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) Muhamad Bijak Ilhamdani. (DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) Muhamad Bijak Ilhamdani. (DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024 semakin jelas terdengar.

Pasalnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan menyiapkan 300 hingga 400 UMKM untuk dihadirkan dalam perhelatan upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI yang digelar di Kecamatan Sepaku nanti.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) Muhamad Bijak Ilhamdani turut memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah melibatkan pelaku UMKM untun terlibat dalam perhelatan tersebut.

“Kami mengapresiasi rencana pemerintah pusat memberikan ruang bagi UMKM diperayaan hari Kemerdekaan RI di IKN,” kata Bijak Ilhamdani, Kamis (30/5/2024).

Politisi Partai Demokrat itu juga meminta pemerintah pusat untuk memprioritaskan pelaku  UMKM lokal khsusunya masyarakat PPU di agenda HUT RI nanti.

Bijak mengatakan, perhelatan itu akan menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan tamu undangan yang menghadiri upacara HUT RI di IKN.

“Kami berharap stand UMKM yang disiapkan pemerintah pusat itu mengutamakan UMKM lokal yang memenuhi standar. Kalau jumlah yang dibutuhkan banyak, tidak menutup kemungkinan ada UMKM dari luar, saya kira itu tidak masalah,” kata dia.

Anggota DPRD PPU Dapil Sepaku itu mengungkapkan bahwa pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku berdampak positif bagi pelaku UMKM di Benuo Taka.

Maka dari itu, dia mendorong pemerintah daerah untuk terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku usaha agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dikancah nasional maupun internasional.

“Kami terus mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan program pembinaan terhadap UMKM, baik dari peningkatan SDM-nya maupun dari sisi pemasaran,” pungkasnya. (ADV/CB/Dadm)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kejurnas Pickleball 2025 Resmi Dibuka, Bupati PPU Pukul Bola Pertama

13 Desember 2025 - 11:48 WITA

Kepengurusan KAHMI PPU Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Indrayani Pimpin Presidium

13 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sat Binmas Polres PPU Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Satpam dan Dishub

12 Desember 2025 - 13:11 WITA

Harga Pangan di PPU Merangkak Naik Jelang Nataru

12 Desember 2025 - 12:41 WITA

Selamatkan Habitat Bekantan, 200 Pohon Perpak Ditanam di Sungai Tunan

11 Desember 2025 - 19:43 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA