Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Puluhan Kader GMNI PPU Siap Terjun di Masyarakat

badge-check


					Foto: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Balikpapan Sukses melaksanakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) di Pantai Tanjung Jumlai Penajam Paser Utara (PPU).  (DOK. Istimewa) Perbesar

Foto: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Balikpapan Sukses melaksanakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) di Pantai Tanjung Jumlai Penajam Paser Utara (PPU).  (DOK. Istimewa)

PENAJAM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Balikpapan Sukses melaksanakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) di Pantai Tanjung Jumlai Penajam Paser Utara (PPU). 

PPAB GMNI di Penajam Paser Utara ini mengusung tema “Menegakan Marhaenisme Sebagai Dasar Perjuangan Dengan Semangat Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang”. Kegiatan PPAB GMNI tersebut saat dihadiri oleh Bung Alimantan & Bung Negel selaku Pa GmnI PPU, dan Bung Anes selaku Ketua Bidang Jaringan Politik DPD GmnI Kaltim.

Dalam sambutan Ketua GMNI Balikpapan, Maha Sakti Esa Jaya menyebutkan bahwa PPAB di PPU adalah langkah awal yang dilakukan dalam pergerakan GMNI untuk membangun kesadaran kritis Mahasiswa.

“Pembangunan kesadaran kritis merupakan hal yang begitu penting untuk kelompok muda, sehingga pembekalan kritis dengan bersendikan nasionalisme menjadi perlu untuk dilakukan saat ini,” ungkap Bung Maha.

Dikatakannya, PPAB ini diikuti oleh peserta yang ingin menjadi kader GMNI.

“PPAB berfungsi sebagai pembekalan mahasiswa yang nantinya akan kita terjunkan di masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskan Maha, GMNI adalah organisasi gerakan yang bergerak dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil dengan ideologinya marhaenisme.

“GMNI memiliki sejarah panjang di Indonesia, kami telah hadir di banyak wilayah sebagai organ kritis pemerintah, maka saat ini merupakan waktu tepat untuk anak muda PPU ikut andil sebagai pihak kritis di daerahnya melalui organisasi GMNI”ungkapnya

Dalam pergerakan GMNI, maha juga turut menegaskan akan posisi politik Organisasinya dalam mengawal hak-hak masyarakat.

“Dalam gerakannya, GMNI memiliki prinsip independensi sehingga  tidak terafiliasi dengan partai politik manapun,” tutupnya.

Lanjutnya, maha turut mengajak para pemuda Penajam Paser Utara kedepannya dapat bersinergitas bersama dengan GMNI untuk dapat membangun gerakan-gerakan yang dapat membawa hal-hal baik di masyarakat.

Sementara itu dalam penyampaian PA GMNI PPU yang disampaikan oleh Bung Alimantan, kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) GMNI merupakan langkah awal untuk berdiri dan berkembangnya GMNI di Kab. PPU dan menjadi wadah strategis bagi pergerakan kawan-kawan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta rumah aspirasi masyarakat PPU. 

“Dimana GMNI PPU nantinya akan memiliki tujuan utama untuk memperjuangkan kemerdekaan, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa Indonesia pada Umumnya, Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara Khususnya.” ungkapnya.

la menambahkan, peran kawan-kawan nantinya di GMNI Kab. PPU tentunya sebagai pelopor gerakan mahasiswa baik itu dalam lingkup sosial, politik, ekonomi dan bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawan pergerakan lainnya untuk sama-sama mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara kedepannya demi kesejahteraan masyarakat.

Disebut Alimantan, GMNI merupakan wadah bagi mahasiswa dalam mengawal serta menggiring program serta kebijakan pemerintah terhadap pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang tentunya sejalan dengan ideologi Marhaenisme. Dalam melaksanakan tugas mahasiswa ini menurutnya harus berpikir progresif, kritis, dan berwawasan luas.

la berpesan dalam penyampainya di kegiatan PPAB tersebut. “Dengan hadirnya GMNI PPU kedepannya pertumbuhan sumber daya manusia akan menjadi lebih baik lagi dan berkembang serta lebih kritis membangun,  kemudian tentunya melalui ideology kawan-kawan GMNI akan mendorong serta mengimplementasikan dalam kehidupan sosial. ,” tukasnya. (CB/Rilis/DMS)

 

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres PPU Gelar Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

8 Desember 2025 - 20:17 WITA

KPU PPU Perketat Prosedur PAW, Wajib Jawab Permohonan dalam Lima Hari Kerja

8 Desember 2025 - 16:39 WITA

KPU PPU Tegaskan Prioritas Keterwakilan Perempuan dalam Mekanisme PAW Baru

8 Desember 2025 - 16:20 WITA

Wakil Bupati PPU Pimpin Apel di RSUD RAPB, Tegaskan Peningkatan Pelayanan Cepat dan Berempati

8 Desember 2025 - 15:26 WITA

PPU Dorong Transaksi Non-Tunai, Bupati Mudyat Wajibkan Digitalisasi Seluruh Keuangan Daerah

8 Desember 2025 - 14:26 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU