Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL KOMINFO PPU

Miliki Banyak Manfaat, Kecamatan Waru Kebangkan Tanaman Katuk

badge-check


					Foto: Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto. (DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto. (DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Tanaman Katuk memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tanaman ini sudah sejak lama memiliki khasiat yang luar biasa salah satunya adalah untuk meningkatkan produksi air susu asi (ASI) untuk ibu menyusui.

Daun katuk memiliki kandungan yang sangat baik seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C.

Selain meningkatkan produksi ASI untuk ibu menyusui, tanaman ini juga memiliki manfaat untuk pengobatan peradangan, nyeri, dan demam.

Melihat berbagai manfaat dari tanaman tersebut masyarakat Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengembangkan tanaman tersebut di lahan kosong disekitar rumah mereka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU Andi Trasodiharto mengatakan, potensi tanaman katuk di PPU sangat menjanjikan.

“Potensi tanaman katuk itu cukup menjanjikan, yang dikembangkan untuk saat ini di daerah Kecamatan Waru,” ucap Andi, Minggu (27/10/2024).

Ia meminta masyarakat di Kabupaten PPU bisa memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman katuk.

“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman jika ada lahan kosong disekitar rumah bisa dimanfaatkan,” ucap dia.

Ia menjelaskan bahwa tanaman tersebut sangat mudah dalam mengembangkannya dan tidak memerlukan perawatan secara intensif, dengan menggunakan polibag saja tanaman itu bisa tumbuh.

“Ini bagus sekali nanti bisa kita suarakan bahwa tanaman herbal ini bisa dikembangkan di daerah kita,”tuturnya.

Andi Traso mengaku bahwa Distan PPU siap mendukung anggaran hingga pendampingan bagi kelompok tani yang akan membudidayakan tanaman katuk menjadi produk herbal.

“Jika ada kelompok seperti itu kan apa yang bisa kita bantu, kasih uang Rp 50 juta sudah banyak itu. Kami Dinas Pertanian siap melakukan pendampingan dan siap mendorong kira kira apa yang dibutuhkan,” pungkasnya. (ADV/CB/RAH)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wabup PPU Kaji Program Makanan Gratis dan Koperasi Merah Putih ke Pemkot Makassar

5 Desember 2025 - 20:16 WITA

PT Pertamina EP Tanjung Field Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan dan Keamanan Jalur Pipa Migas

5 Desember 2025 - 19:41 WITA

Polres PPU Gelar Sispamkota 2025, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Jelang Pembangunan IKN

5 Desember 2025 - 13:08 WITA

Demi Perkuat Birokrasi, Pemkab PPU Gelar Job Fit untuk Pejabat Eselon II

5 Desember 2025 - 12:38 WITA

Banyak Vendor Proyek Kilang Pertamina Belum Laporkan Data Ketenagakerjaan di PPU

5 Desember 2025 - 12:34 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU