Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Dishanpan PPU Jamin Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Hingga Akhir Tahun

badge-check


					Foto: Plt. Sekretaris Dishanpan PPU, Mustaha. (DOK. CahayaBorneo/MAD) Perbesar

Foto: Plt. Sekretaris Dishanpan PPU, Mustaha. (DOK. CahayaBorneo/MAD)

PENAJAM – Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan ketersediaan cadangan beras dan stabilitas harga pangan di wilayahnya tetap terjaga hingga akhir tahun 2024.

Plt. Sekretaris Dishanpan PPU, Mustaha, menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan stok beras di Bulog setiap tiga bulan. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan pangan strategis, khususnya beras, selalu mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Stok beras di Bulog selalu kami pantau secara berkala. Saat ini, stok cadangan pangan pemerintah yang tersedia di gudang Bulog mencapai 1.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten PPU hingga akhir tahun. Bulog wajib siap memenuhi kebutuhan kapan pun diperlukan,” kata Mustaha, Kamis, (21/11/2024)

Mustaha menjelaskan bahwa Bulog yang melayani Kabupaten PPU kini berada di bawah cabang Kabupaten Paser, bukan lagi Balikpapan. Gudang Bulog yang berada di Desa Labangka, PPU, memainkan peran penting dalam penyediaan cadangan pangan daerah.  

Selain memastikan ketersediaan stok, Dishanpan juga aktif memantau harga pangan di pasar dan distributor setempat. Pemantauan ini dilakukan setiap hari bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Badan Pangan Nasional.  

“Setiap hari pukul 14.00 WITA, kami memperbarui data harga pangan untuk 11 komoditas strategis, termasuk bawang merah, bawang putih, cabai, gula, ikan tongkol, ikan kembung, minyak goreng, serta beras premium dan beras SPHP yang diluncurkan Bulog. Komoditas-komoditas ini sangat memengaruhi tingkat inflasi daerah,” tambahnya.  

Dengan langkah-langkah tersebut, Dishanpan PPU optimistis dapat menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan cenderung meningkat.  

Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi inflasi sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di PPU. (CB/MAD)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kejurnas Pickleball 2025 Resmi Dibuka, Bupati PPU Pukul Bola Pertama

13 Desember 2025 - 11:48 WITA

Kepengurusan KAHMI PPU Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Indrayani Pimpin Presidium

13 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sat Binmas Polres PPU Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Satpam dan Dishub

12 Desember 2025 - 13:11 WITA

Harga Pangan di PPU Merangkak Naik Jelang Nataru

12 Desember 2025 - 12:41 WITA

Selamatkan Habitat Bekantan, 200 Pohon Perpak Ditanam di Sungai Tunan

11 Desember 2025 - 19:43 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA