Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

DAERAH

Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Alat Cetak KTP

badge-check


					Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil PPU, Bachtiar Latief, pada saat ditemui dikantornya, (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil PPU, Bachtiar Latief, pada saat ditemui dikantornya, (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) alokasikan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk pengadaan alat cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) di sejumlah kecamatan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil PPU, Bachtiar Latief, menjelaskan bahwa alat cetak yang akan digunakan adalah jenis Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) atau printer HDP 5600. Alat ini dipilih karena dinilai memiliki kinerja yang baik dan efisien dalam mencetak dokumen kependudukan.

“Jika sudah adapribternya, masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor Disdukcapil pusat untuk mencetak KTP atau KIA. Cukup datang ke kecamatan terdekat, prosesnya bisa lebih cepat,” ujarnya, Selasa (21/01/2024).

Pada tahap awal, Disdukcapil PPU akan memasang ADM di tiga kecamatan yakni Waru, Babulu, dan Sepaku. Pemilihan ketiga kecamatan tersebut didasarkan pada pertimbangan geografis dan jumlah penduduk.

“Untuk Kecamatan Penajam, kami masih mengkaji lebih lanjut. Namun, kami pastikan pelayanan di kecamatan-kecamatan lain akan terus ditingkatkan secara bertahap,” tambahnya.

Bachtiar mengungkapkan bahwa proses pengadaan alat cetak ini ditargetkan selesai pada April atau Mei 2025. Setelah alat tiba, Disdukcapil PPU akan melakukan pelatihan kepada petugas di masing-masing kecamatan.

“Setiap kecamatan akan mendapatkan dua orang operator yang terlatih untuk mengoperasikan ADM. Harapannya, pelayanan bisa berjalan lancar dan masyarakat merasa puas,” jelasnya.

Dengan adanya alat cetak KTP di kecamatan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau. Selain itu, inovasi ini juga dapat mengurangi antrean di kantor Disdukcapil pusat.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semoga dengan adanya ADM ini, kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” pungkasnya. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Fokus SDM, Disdikpora PPU Rekrut Guru Lokal untuk Sekolah Rakyat

29 Agustus 2025 - 18:51 WITA

Gedung Baru Disdikpora PPU Belum Dapat Digunakan

29 Agustus 2025 - 18:47 WITA

Disdikpora PPU Siapkan Skema BOS untuk 19 Sekolah Swasta, Wujud Pemerataan Pendidikan

29 Agustus 2025 - 18:45 WITA

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA