Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

KRIMINAL

Pria Paruh Baya Dibacok di Petung, Pelaku Diduga ODGJ

badge-check


					Korban Pembacokan ODGJ (Dok : istimewa) Perbesar

Korban Pembacokan ODGJ (Dok : istimewa)

PENAJAM — Kejadian penganiayaan menggemparkan warga Penajam Paser Utara (PPU). Seorang pria paruh baya, Ibrahim, menjadi korban pembacokan oleh tetangganya, RR, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Provinsi KM 18, tepatnya di depan Gereja Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam.

Kepala Satreskrim Polres PPU, Dian Kusnawan dalam keterangannya, korban mengalami luka robek cukup serius di beberapa bagian kepala, seperti di bawah telinga sebelah kiri, bahu atas kanan, dan bahu bawah kanan.

“Akibat kejadian ini, Ibrahim langsung dilarikan ke Puskesmas Petung untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya, Jumat (24/01/2025).

motif di balik aksi brutal tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebelum melakukan pembacokan, diketahui pelaku mengamuk dan merusak sebuah kos-kosan di sekitar rumahnya menggunakan parang.

“Pelaku ini memang punya riwayat gangguan jiwa. Sebelumnya, dia pernah ditangkap karena kasus pencurian motor, tapi perkaranya dihentikan karena yang bersangkutan dinyatakan mengalami gangguan jiwa,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sebuah parang Malaysia dengan panjang 68 cm. Pelaku sendiri saat ini telah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kejiwaan.

“Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan gangguan jiwa. Pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menangani kasus ini dan memastikan langkah-langkah yang tepat untuk mengamankan masyarakat serta memberikan penanganan yang sesuai bagi pelaku,” pungkasnya.(CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres PPU Tangkap Pelaku Pencurian Sawit di Perkebunan PT WKP, Satu Pelaku Masih Buron

20 Agustus 2025 - 18:21 WITA

Tersangka Kasus Korupsi Pengelolaan Hotel Penajam Suite Ditahan

16 Agustus 2025 - 11:16 WITA

Ops Antik Mahakam 2025, Polres PPU Amankan 18 Tersangka dan 135,89 Gram Sabu

13 Agustus 2025 - 17:32 WITA

Polres PPU Tangkap Pelaku Pencurian Sawit Disertai Ancaman Senjata Tajam

13 Juli 2025 - 16:12 WITA

Pelaku Pembunuhan di Babulu Diringkus di Kebun Sawit

12 Juli 2025 - 18:02 WITA

Trending di KRIMINAL