Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

IBU KOTA NUSANTARA

Kabar Pemblokiran Anggaran IKN Resahkan Warga Sepaku

badge-check


					Istana negara IKN (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Istana negara IKN (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM — Isu pemblokiran anggaran proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dilontarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar IKN.

Keresahan ini terutama dirasakan oleh warga Sepaku, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Warga yang tinggal di wilayah yang berdekatan dengan proyek strategis nasional ini khawatir akan dampak negatif yang mungkin timbul akibat pemblokiran anggaran tersebut.

Syehan, seorang warga asli Sepaku, menyampaikan keluh kesahnya kepada wartawan CahayaBorneo melalui sambungan telepon. Ia mengungkapkan bahwa setelah isu pemblokiran anggaran IKN beredar, ia merasakan banyak dampak negatif.

“Saya mendengar setelah beredarnya isu jika anggaran IKN ini di blokir ada banyak sekali dampak negatif yang ia rasakan seperti banyaknya timbul mafia tanah, meningkatnya tindakan kriminal seperti pencurian sepeda motor,” ujarnya. Selasa (18/02/2025).

Syehan juga menambahkan bahwa ia khawatir jika pemblokiran anggaran ini akan berlarut-larut dan menyebabkan proyek IKN terbengkalai. Jika hal itu terjadi, ia khawatir akan semakin banyak dampak negatif yang akan dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Kami sebagai warga Sepaku sangat berharap agar Pemerintah Pusat dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa proyek IKN dapat berjalan lancar,” imbunnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai isu pemblokiran anggaran IKN ini. Masyarakat Sepaku berharap agar pemerintah dapat segera memberikan klarifikasi dan solusi terkait masalah ini, sehingga keresahan yang mereka rasakan dapat segera teratasi. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IKN Siap Jadi Kota Nol Emisi 2045, Otorita IKN dan PLN UID Kaltimra Perkuat Jaringan Listrik

26 Agustus 2025 - 16:49 WITA

NICFF 2025, Festival Paduan Suara Pertama di IKN Hadirkan 800 Peserta dari Seluruh Indonesia

26 Agustus 2025 - 16:43 WITA

Nabila Putri Giswatama Dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2025

26 Agustus 2025 - 15:03 WITA

Porsentara 2025 Resmi Ditutup di Ibu Kota Nusantara, Nowela Meriahkan Acara Puncak

24 Agustus 2025 - 12:05 WITA

Kunjungan Bermakna Strategis Delegasi Maktab Pertahanan Angkatan Tentera Malaysia di Ibu Kota Nusantara

21 Agustus 2025 - 19:46 WITA

Trending di IBU KOTA NUSANTARA