Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Pemkab PPU Sambut Baik Keputusan Pusat Terkait Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


					Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru pada saat diwawancarai awak media (Dok : istimewa) Perbesar

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru pada saat diwawancarai awak media (Dok : istimewa)

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyambut baik keputusan pemerintah pusat untuk mengambil alih pembiayaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, menyatakan bahwa pihaknya menerima dengan baik instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hal tersebut.

“Kemendagri telah menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah yang telah mengalokasikan anggaran untuk program MBG di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, agar mengalihkan anggaran tersebut untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah. Hal ini meliputi penambahan ruang kelas, meja, kursi, dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ungkapnya, Selasa (18/02/2025).

Andi mengungkapkan bahwa Pemkab PPU sebenarnya telah mempersiapkan alokasi anggaran sebesar Rp21 miliar untuk program MBG di APBD 2025.

“Namun, dengan adanya instruksi dari pemerintah pusat, anggaran tersebut akan dialihkan untuk program pembangunan lainnya di sektor pendidikan,” ujarnya.

Saat ini, Disdikpora PPU sedang berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKAD) PPU terkait dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Hasil koordinasi sementara menunjukkan bahwa anggaran Rp21 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk program MBG akan ditahan terlebih dahulu, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Pemkab PPU menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan pemerintah pusat terkait program MBG ini. Andi Singkerru mengatakan bahwa pihaknya memahami bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan program MBG dapat berjalan secara efektif dan efisien di seluruh Indonesia.

“Program MBG sendiri merupakan program yang bertujuan untuk memberikan makanan bergizi kepada para pelajar, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan konsentrasi mereka dalam belajar. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.

Dengan adanya pengalihan anggaran untuk pembangunan infrastruktur sekolah, Pemkab PPU berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan pada akhirnya meningkatkan prestasi mereka di bidang akademik. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial