Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

KISAH INSPIRATIF

Krisis Gas Melon di PPU Mendorong Warga Beralih ke Tungku Api

badge-check


					Hasil kerajinan tungku api yang telah dibuat Sri Rahayu Ningsih (Dok : Istimewa) Perbesar

Hasil kerajinan tungku api yang telah dibuat Sri Rahayu Ningsih (Dok : Istimewa)

PENAJAM — Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau yang lebih dikenal dengan sebutan gas melon yang terjadi hampir di seluruh daerah termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sulitnya mendapatkan gas melon telah menyebabkan warga kesulitan untuk memasak, sehingga sebagian dari mereka terpaksa mencari alternatif lain.

Hal ini dilakukan oleh sebagian masyarakat PPU khususnya yang tinggal di Babulu Darat, Kecamatan Babulu, alternatif tersebut ialah membuat dan kembali menggunakan tungku api. Tungku api menjadi pilihan karena penggunaannya yang praktis dan hanya membutuhkan kayu sebagai bahan bakar.

Ini juga menginisiasi Sri Rahayu Ningsih (40), warga Kelurahan Babulu Darat, kelangkaan elpiji ini membuatnya memutuskan untuk membuat tungku api.

“Berawal dari kesulitan mencari gas melon pada tahun 2022, saya berinisiatif untuk membuat tungku api sendiri,” ujarnya, Rabu (19/02/2025).

Setelah mengunggah hasil karyanya di Facebook, Sri Rahayu Ningsih tidak menyangka bahwa banyak masyarakat yang tertarik untuk membeli tungku api buatannya. Sejak saat itu, ia pun mulai menekuni usaha pembuatan tungku api.

“Dalam sehari, saya mampu membuat hingga 10 tungku api. Tungku api tersebut dijual dengan harga Rp 200 ribu per unit,” jelasnya..

“Pembelinya pun tidak hanya berasal dari sekitar Babulu, tetapi juga dari daerah lain seperti Petung, Waru Babulu, Longkali, Rintik, bahkan ada juga yang datang dari Balikpapan untuk membeli tungku api buatannya,” tambahnya.

Tungku api menjadi solusi praktis dan ekonomis bagi masyarakat PPU yang kesulitan mendapatkan gas melon. Selain mudah digunakan, tungku api juga tidak memerlukan biaya yang besar untuk bahan bakar, karena bisa mengunakan kayu sebagai bahan bakar.

Kisah sukses Sri Rahayu Ningsih menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa di tengah kesulitan, selalu ada peluang bagi mereka yang kreatif dan inovatif.

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki tungku api buatan Sri Rahayu Ningsih, dapat menghubungi nomor telepon atau WhatsApp 081347427635. Anda juga dapat melihat koleksi tungku api buatannya di Facebook dengan username @Wildan Hafizudin. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial