Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

PPU Jadi Salah Satu Lokasi HPSN, Pantai Tanjung Jumlai Jadi Fokus Bersih-Bersih

badge-check


					Foto: Kegiatan HPSN di pantai Tanjung Jumlai (Dok : Istimewa) Perbesar

Foto: Kegiatan HPSN di pantai Tanjung Jumlai (Dok : Istimewa)

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), bersama dengan instansi lainnya melaksanakan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), dengan tema “kolaborasi untuk Indonesia bersih” kegiatan bersih bersih ini dilaksanakan di pantai Tanjung Jumlai.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar menyampaikan, PPU kegiatan HPSN ini dilaksanakan di Tanjung Jumlai karena pantai ini setiap tahunnya ada banyak sekali para pengunjung yang mendatangi tempat tersebut. Karena PPU terpilih dari delapan kabupaten yang ada di Indonesia sebagai lokasi tempat bersih bersih pantai.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan di delapan kabupaten yang terpilih di Indonesia sebagai bentuk kepedulian lingkungan akan bahaya sampah,” ujarnya, Minggu (23/02/2025).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 896 orang, mulai dari sekolah, TNI, Polri, Komunikasi, penggiat lingkungan, dan masyarakat umum.

Setelah dilaksanakan kegiatan HPSN ini, terdapat banyak sampah yang terkumpul dengan jumlah berat sampah mencapai 762 KG, yang terbagi menjadi tiga sampah yaitu sampah organik sebanyak 49 KG, sampah Anorganik sebanyak 390 KG dan sampah Residu sebanyak 340 KG.

Ia menyampaikan kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan setiap HPSN saja, tetapi juga harus dilaksanakan di hari hari lain juga, hal ini agar dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

“Hal ini harus diedukasi terus kepada masyarakat karena ada beberapa sampah yang bisa didaur ulang, mengingat tempat pembuatan akhir sampah kita ini, terbatas,” jelasnya.

Tohar menambahkan, ada beberapa sampah  jika diolah dengan benar akan memiliki nilai jual yang tinggi, seperti sampah plastik jika diolah akan menjadi berbagai macam kerajinan seperti hiasan.

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata kita untuk keberlangsungan hidup semua makhluk hidup yang ada dan juga untuk generasi kita yang akan datang,” pungkasnya. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Fokus SDM, Disdikpora PPU Rekrut Guru Lokal untuk Sekolah Rakyat

29 Agustus 2025 - 18:51 WITA

Gedung Baru Disdikpora PPU Belum Dapat Digunakan

29 Agustus 2025 - 18:47 WITA

Disdikpora PPU Siapkan Skema BOS untuk 19 Sekolah Swasta, Wujud Pemerataan Pendidikan

29 Agustus 2025 - 18:45 WITA

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA