Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

173 Rumah Terendam, Banjir Melanda Lima Desa di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara

badge-check


					Foto: Suasana evakuasi korban banjir (Dok. BPBD) Perbesar

Foto: Suasana evakuasi korban banjir (Dok. BPBD)

PENAJAM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sepaku sejak dini hari Rabu, 14 Mei 2025, menyebabkan luapan sungai dan merendam sedikitnya 173 rumah di lima desa/kelurahan. Data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat bahwa sebanyak 180 kepala keluarga (KK) atau 484 jiwa terdampak oleh peristiwa ini.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 03.00 WITA. Peringatan dini dari BMKG telah dikeluarkan beberapa kali, termasuk pukul 00.45 WITA, 04.00 WITA, dan 07.00 WITA.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, terutama yang berada di dataran rendah dan dekat bantaran sungai,” ujar Kepala Pelaksana BPBD PPU, Sukadi Kuncoro, Kamis (15/5/2025)

Wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Sepaku dengan 25 rumah terdampak dan 70 jiwa, Desa Sukaraja sebanyak 41 rumah dan 129 jiwa, Desa Tengin Baru sebanyak 13 rumah dan 35 jiwa, Desa Karang Jinawi sebanyak 73 rumah dan 250 jiwa, serta Desa Argomulyo dengan 21 rumah dan 21 kepala keluarga. Kondisi tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter, dengan ketinggian tertinggi terjadi di halaman dan dalam rumah warga di Kelurahan Sepaku.

BPBD PPU bergerak cepat setelah menerima laporan pukul 07.00 WITA. “Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan, pemantauan, dan membantu proses evakuasi warga serta barang-barang berharga,” jelas Kuncoro.

Upaya penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama unsur Forkopimda, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Dinas Sosial, dan Balai Wilayah Sungai. Bantuan armada seperti perahu karet dan perahu polytheline juga dikerahkan.

“Kami mengimbau warga untuk terus waspada, terutama dalam menjaga anak-anak agar tidak bermain di sekitar lokasi banjir karena arus air cukup deras,” imbuh Kuncoro.

Pantauan terakhir menunjukkan sebagian wilayah sudah mulai surut, namun beberapa titik masih mengalami peningkatan permukaan air.

BPBD PPU membuka call center di nomor +62 812-5625-1172 dan +62 811-5491-971 untuk warga yang membutuhkan bantuan lanjutan. Masyarakat juga dapat mengikuti informasi terkini melalui akun media sosial resmi BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara. (CB/NANABQ)

Penulis : Nanabq

Editor   : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Fokus SDM, Disdikpora PPU Rekrut Guru Lokal untuk Sekolah Rakyat

29 Agustus 2025 - 18:51 WITA

Gedung Baru Disdikpora PPU Belum Dapat Digunakan

29 Agustus 2025 - 18:47 WITA

Disdikpora PPU Siapkan Skema BOS untuk 19 Sekolah Swasta, Wujud Pemerataan Pendidikan

29 Agustus 2025 - 18:45 WITA

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA