Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

DAERAH

ABK yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

badge-check


					foto : evakuasi jenazah ABK yang tenggelam di sungai Mahalam oleh Tim SAR (Dok. Basarnas) Perbesar

foto : evakuasi jenazah ABK yang tenggelam di sungai Mahalam oleh Tim SAR (Dok. Basarnas)

Kutai Kertanegara – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Asmadiyansyah (L/28), anak buah kapal (ABK) TB BPM 09 yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan pada hari ketiga operasi, Senin (19/5), pukul 07.49 WITA, dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,83 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Muara Wis sesuai dengan permintaan keluarga.

Komandan Tim SAR Gabungan, Dwi Adi Wibowo, menyampaikan bahwa operasi pencarian dimulai sejak pagi hari dengan melakukan penyisiran di sepanjang pinggir sungai serta penyapuan permukaan air sejauh 4 kilometer ke arah hilir dari LKP. Meskipun menghadapi tantangan seperti air sungai yang keruh, arus deras, operasi tetap berjalan efektif berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban, operasi kami nyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing dan kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan kesiapsiagaan,” ujar Dwi Adi Wibowo dalam keterangannya.

Selama operasi, tim SAR menggunakan sejumlah alut dan peralatan, di antaranya Rescue Car, rubber boat Basarnas dan Damkar, perahu ketinting milik warga, peralatan SAR air, peralatan komunikasi dan peralatan medis untuk memaksimalkan pencarian.

Cuaca cerah berawan turut mendukung proses pencarian di hari ketiga ini. Penutupan operasi SAR ini menandai berakhirnya misi kemanusiaan yang digelar secara terpadu dan bersinergi antarinstansi. (CB/NN/Rilis/Basarnas)

Editor       : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nabila Putri Giswatama Dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2025

26 Agustus 2025 - 15:03 WITA

Dukung Pelestarian Ekosistem Pesisir, PT Pertamina EP Sangatta Field Gelar Aksi Lingkungan di Teluk Lombok Kutai Timur

25 Agustus 2025 - 13:36 WITA

Dukung Keselamatan Masyarakat, PT Pertamina EP Sangatta Field Gelar Sosialisasi Penanganan Kebakaran Skala Rumah Tangga

25 Agustus 2025 - 13:29 WITA

Dampak IKN Terasa, DPRD Kaltim Prioritaskan Masalah Sampah PPU

25 Agustus 2025 - 11:56 WITA

Amanah Persatuan dan Profesionalisme Prajurit dalam Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Kodam VI/Mulawarman

17 Agustus 2025 - 21:28 WITA

Trending di Balikpapan