Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL KOMINFO PPU

Seragam Gratis PPU Tertunda Akibat Efisiensi Anggaran

badge-check


					foto : Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

foto : Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM— Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU mengumumkan penundaan program pengadaan seragam sekolah gratis untuk tahun ajaran ini. Keputusan ini diambil sebagai imbas dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Kabar kurang mengenakan ini ditujukan kepada siswa dan siswi Sekolab Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengonfirmasi bahwa alokasi dana untuk program seragam gratis tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025.

“Benar, untuk pengadaan seragam gratis, tampaknya belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Namun, kami berharap ada peluang untuk mengusulkannya kembali dalam APBD Perubahan,” ujarnya  pada Senin (26/5/2025).

Lebih lanjut, Andi Singkerru menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menjadi kendala utama, yang mengharuskan penundaan beberapa program prioritas, termasuk bantuan seragam sekolah. Meskipun demikian, ia menekankan bahwa Disdikpora PPU tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

“Prioritas kami tetap pada peningkatan mutu pendidikan. Kami tentu saja ingin melampaui pencapaian tahun sebelumnya, namun dengan keterbatasan anggaran, kami harus menyesuaikan. Kami optimis program ini dapat kembali dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas,” tuturnya.

Program pengadaan seragam sekolah gratis selama ini dinilai memberikan dampak positif dalam meringankan beban ekonomi keluarga, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Penundaan program ini tentu menjadi perhatian bagi masyarakat.

Pihak Disdikpora PPU menyatakan harapan agar kondisi keuangan daerah dapat segera pulih, sehingga program-program bantuan pendidikan seperti ini dapat kembali dijalankan dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan di masa depan. (ADV/CB/AJI)

Reporter : Aji Yudha

Editor       : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres PPU Gelar Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

8 Desember 2025 - 20:17 WITA

KPU PPU Perketat Prosedur PAW, Wajib Jawab Permohonan dalam Lima Hari Kerja

8 Desember 2025 - 16:39 WITA

KPU PPU Tegaskan Prioritas Keterwakilan Perempuan dalam Mekanisme PAW Baru

8 Desember 2025 - 16:20 WITA

Wakil Bupati PPU Pimpin Apel di RSUD RAPB, Tegaskan Peningkatan Pelayanan Cepat dan Berempati

8 Desember 2025 - 15:26 WITA

PPU Dorong Transaksi Non-Tunai, Bupati Mudyat Wajibkan Digitalisasi Seluruh Keuangan Daerah

8 Desember 2025 - 14:26 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU