Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial DPRD Kaltim

Pendidikan Lokal Jadi Kunci DPRD Kaltim Tingkatkan SDM Daerah

badge-check


					Foto: Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan (Dok. Istimewa) Perbesar

Foto: Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan (Dok. Istimewa)

SAMARINDA — Ketimpangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi perhatian serius DPRD Kaltim. Salah satu penyebab utamanya dinilai berasal dari sistem pendidikan nasional yang belum mampu menjawab kebutuhan lokal secara spesifik.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan keprihatinannya terhadap pendekatan pendidikan yang selama ini masih terlalu berorientasi pusat. Menurutnya, sentralisasi kebijakan pendidikan telah menyebabkan banyak wilayah pinggiran dan pesisir di Kaltim terpinggirkan dari upaya pembangunan SDM secara menyeluruh.

“Setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda. Tapi pendidikan kita masih dibuat seragam dari pusat, seakan-akan semua wilayah punya kondisi yang sama,” kata Agusriansyah, Selasa (22/7/2025).

Politikus Fraksi PKS ini menekankan pentingnya perombakan pendekatan pendidikan agar lebih kontekstual dan berpijak pada kondisi riil daerah. Ia mengusulkan agar kurikulum tidak hanya terpaku pada standar nasional, melainkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal, kebutuhan dunia kerja di wilayah tersebut, hingga potensi ekonomi daerah.

“Ini bukan cuma soal budaya, tetapi bagaimana menjadikan kearifan lokal sebagai modal utama membangun SDM yang kompeten dan siap pakai,” tambahnya.

Agusriansyah juga mengkritisi kebijakan pusat yang terlalu dominan dalam merancang arah pendidikan nasional. Ia menilai, masyarakat daerah selama ini hanya menjadi pelaksana dari program-program seragam yang belum tentu cocok dengan kebutuhan setempat.

Menurutnya, upaya membangun SDM yang unggul di Kaltim membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal. Sinergi ini penting untuk merumuskan arah pendidikan yang inklusif dan berdampak langsung terhadap pembangunan daerah.

“Pendidikan yang kontekstual akan mencetak lulusan yang bukan hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki kepekaan terhadap tantangan dan potensi di sekitarnya. Inilah yang akan memperkuat jati diri sekaligus daya saing daerah,” pungkasnya.

Lebih jauh, Agusriansyah menilai bahwa pendidikan lokal berbasis karakteristik daerah bisa menjadi instrumen strategis untuk mengejar pemerataan pembangunan antarwilayah, bukan sekadar alat mobilitas sosial semata. (ADV/CB/NN)

Editor: Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D

Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sosialisasi Perda Kepemudaan Kaltim, Sapto Setyo Pramono Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan di Samarinda

11 Agustus 2025 - 22:57 WITA

Budianto Bulang Dorong Pemuda GKII Jadi Katalis Perubahan dan Pelayan Masyarakat

7 Agustus 2025 - 01:17 WITA

Salehuddin Dorong Pemprov Tegakkan Perda Jalan Umum dan Jalan Khusus

4 Agustus 2025 - 01:24 WITA

Salehuddin Harapkan Kepemimpinan Aulia-Rendi di Kukar Perkuat Pendidikan dan Infrastruktur

3 Agustus 2025 - 01:14 WITA

Balikpapan Krisis Air Bersih: DPRD Kaltim Dorong Pemanfaatan Sungai Way Sebagai Sumber Alternatif

2 Agustus 2025 - 03:56 WITA

Trending di Advertorial DPRD Kaltim