Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Awasi Ketat Program Beasiswa Daerah, Yenni Eviliana: Harus Tepat Sasaran

badge-check


					Foto: Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana (Dok. Istimewa) Perbesar

Foto: Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana (Dok. Istimewa)

SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawasi pelaksanaan program beasiswa daerah agar tepat sasaran serta menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

Hal itu disampaikan Yenni ketika berdialog bersama mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Paser. Ia menekankan pentingnya peran DPRD untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan bantuan pendidikan, khususnya kasus penerima beasiswa ganda yang masih ditemukan.

“Pengawasan DPRD bukan hanya pada anggaran, tapi juga memastikan program-program sosial seperti beasiswa berjalan adil dan merata. Kita ingin bantuan ini sampai ke mahasiswa yang benar-benar membutuhkan,” kata Yenni, Jumat (25/07/2025).

Menurutnya, sistem pengelolaan yang baik perlu diimbangi dengan integritas dari para penerima. Karena itu, ia mendorong kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan DPRD dalam melakukan verifikasi serta pemantauan penyaluran beasiswa secara rutin.

“Kami sering mendapat laporan tentang mahasiswa yang menerima lebih dari satu beasiswa sekaligus. Ini jadi perhatian serius, karena bisa menimbulkan kecemburuan dan ketimpangan,” ujarnya.

Politisi asal daerah pemilihan Paser ini juga menilai transparansi data penerima sangat krusial untuk mencegah penyalahgunaan. Ia mengusulkan adanya sistem digital terpadu antara lembaga penyedia beasiswa, sehingga data dapat terintegrasi dan mengurangi potensi penerimaan ganda.

“Kalau datanya bisa disinkronkan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kampus, maka celah penyalahgunaan bisa kita tutup,” tambahnya.

Selain fokus pada pengawasan, DPRD Kaltim, kata Yenni, juga berkomitmen mendorong peningkatan alokasi anggaran pendidikan, termasuk program Gratispol dan beasiswa daerah, agar cakupannya semakin luas.

“Tujuan kita adalah menciptakan keadilan akses pendidikan. Jangan sampai ada mahasiswa yang terhambat kuliah hanya karena tidak kebagian bantuan,” pungkasnya. (ADV/CB/NN)

 

 

 

 

Editor : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sosialisasi Perda Kepemudaan Kaltim, Sapto Setyo Pramono Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan di Samarinda

11 Agustus 2025 - 22:57 WITA

Budianto Bulang Dorong Pemuda GKII Jadi Katalis Perubahan dan Pelayan Masyarakat

7 Agustus 2025 - 01:17 WITA

Salehuddin Dorong Pemprov Tegakkan Perda Jalan Umum dan Jalan Khusus

4 Agustus 2025 - 01:24 WITA

Balikpapan Krisis Air Bersih: DPRD Kaltim Dorong Pemanfaatan Sungai Way Sebagai Sumber Alternatif

2 Agustus 2025 - 03:56 WITA

Gelar Penguatan Demokrasi Daerah, Anggota DPRD Kaltim Tekankan Hubungan Politik dan Kesejahteraan

1 Agustus 2025 - 16:56 WITA

Trending di Advertorial DPRD Kaltim