Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

IBU KOTA NUSANTARA

NICFF 2025, Festival Paduan Suara Pertama di IKN Hadirkan 800 Peserta dari Seluruh Indonesia

badge-check


					Foto: Poster Nusantara International Choir Folk Festival (NICFF) 2025  (Dok. Istimewa) Perbesar

Foto: Poster Nusantara International Choir Folk Festival (NICFF) 2025  (Dok. Istimewa)

NUSANTARA– Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, akan menjadi tuan rumah Nusantara International Choir Folk Festival (NICFF) 2025 pada 4–7 September 2025. Ajang bergengsi ini akan mempertemukan ribuan pelaku seni dari seluruh Indonesia dengan panggung kompetisi paduan suara berskala internasional.

Festival paduan suara ini menyiapkan hadiah total ratusan juta rupiah yang akan diperebutkan dalam berbagai kategori. Untuk kategori Grand Prix, pemenang akan meraih hadiah sebesar Rp40 juta. Sementara kategori Folksong dan Mixed Choir masing-masing memperebutkan hadiah Rp12 juta, Rp10 juta, dan Rp8 juta. Kategori Youth Choir berhadiah Rp10 juta, Rp8 juta, dan Rp6 juta, begitu pula kategori Female Choir dan Male Choir yang menyiapkan nominal hadiah serupa.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, NICFF 2025 juga akan menjadi pesta seni dan budaya. Acara ini akan dimeriahkan oleh sekitar 800 peserta paduan suara dari seluruh Indonesia, 15 tim delegasi seni budaya se-Kalimantan Timur, serta 10 grup band lokal Kaltim yang siap menyuguhkan penampilan terbaik.

NICFF 2025 disebut sebagai salah satu agenda penting dalam mengangkat potensi seni dan budaya Indonesia ke panggung internasional. Lebih dari itu, kehadiran festival ini juga memperkuat posisi Ibu Kota Nusantara sebagai kota masa depan yang terbuka, inklusif, dan berakar pada kekayaan budaya bangsa.

Dengan semangat kolaborasi dan keberagaman, festival ini diharapkan tidak hanya melahirkan karya seni berkualitas, tetapi juga mempererat persaudaraan antar seniman dan memperkenalkan kekayaan budaya nusantara ke dunia. (*)

Editor     : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial