Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL KOMINFO PPU

Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas, Pemkab PPU Siapkan Kenaikan Gaji Guru TPA, Posyandu, dan Marbot

badge-check


					Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (Dok: CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (Dok: CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) mengumumkan rencana strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kenaikan insentif bagi tenaga layanan sosial dan keagamaan di tingkat komunitas.

Kelompok yang menjadi fokus peningkatan gaji ini mencakup guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), kader Posyandu, hingga marbot masjid.

Langkah progresif ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten PPU dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta memastikan apresiasi yang layak bagi individu yang berperan aktif di garda terdepan pembinaan masyarakat. Peningkatan ini ditujukan untuk mengganti insentif yang selama ini diterima dalam jumlah terbatas.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menyadari peran vital yang dimainkan oleh para pengajar dan pengurus di tingkat komunitas.

“Mereka adalah pilar dalam pembinaan keagamaan, pelayanan kesehatan dasar, serta pemeliharaan kebersihan rumah ibadah,” terangnya pada Rabu (3/12/2025).

Wabup Waris Muin mengakui bahwa tanggung jawab besar yang diemban oleh para guru TPA, kader Posyandu, dan marbot selama ini belum sebanding dengan insentif finansial yang mereka terima. Mayoritas dari mereka hanya menerima insentif bulanan yang terbilang kecil.

“Guru TPA, Posyandu, marbot yang dapat tiga ratus atau lima ratus sebulan, kita naikkan semua. Insyaallah kita naikkan semua,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memberikan jaminan dan harapan baru bagi para pengabdi di PPU. Ia juga menyoroti bahwa masih banyak guru TPA dan tenaga layanan masyarakat lainnya yang belum menerima insentif yang layak untuk menopang kebutuhan hidup mereka.

“Kondisi ini mendasari keputusan Pemkab PPU untuk mengupayakan peningkatan kesejahteraan ini secara optimal dan merata. Dengan rencana kenaikan gaji ini,” jelasnya.

Pemkab PPU berharap motivasi dan semangat pengabdian para guru TPA, kader Posyandu, dan marbot akan semakin meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada kualitas pembinaan keagamaan, kesehatan masyarakat, dan kebersihan lingkungan di PPU. (ADV/CB/AJI)


Reporter   : Aji Yudha

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Selamatkan Habitat Bekantan, 200 Pohon Perpak Ditanam di Sungai Tunan

11 Desember 2025 - 19:43 WITA

Polsek Babulu Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial dalam Sosialisasi PAW Desa Sebakung Jaya

11 Desember 2025 - 19:38 WITA

Kades Giripurwa Paparkan Proses Perencanaan dan Penggunaan Dana Studi Tiru ke Bali

11 Desember 2025 - 19:18 WITA

Sat Polairud PPU Gelar Khitanan Massal Gratis bagi Warga Pesisir

11 Desember 2025 - 16:04 WITA

Bupati PPU Mudyat Noor Serukan Keadilan di Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77

11 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di NASIONAL