Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Anggota DPRD PPU Soroti Trend #kaburajadulu, Anak Muda Butuh Perhatian 

badge-check


					Foto : anggota DPRD PPU, Mahyuddin pada saat ditemui di halaman Kantor Pemkab PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto : anggota DPRD PPU, Mahyuddin pada saat ditemui di halaman Kantor Pemkab PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Belakang ini muncul trend dengan hastag #kaburajadulu diberbagai platform media sosial seperti Instagram dan X, banyak netizen memposting foto diri mereka dengan hastag #kaburajadulu.

#kaburajadulu, merupakan sebuah kekecewaan oleh anak muda yang ada di Indonesia terhadap kondisi negara yang sedang kacau balau, seperti susahnya mencari pekerjaan.

Hal ini menjadi sorotan salah satu anggota DPRD PPU, Mahyuddin, ia mengungkapkan bahwasanya dengan ada trend sekarang ini, dapat memicu orang orang tertarik untuk bener bener kabur dari Indonesia.

“Selain dengan susahnya mencari pekerjaan, ungkapan kekecewaan ini juga menuju kepada, gaji yang relatif rendah, dan biayanya sekolah yang tinggi,” ungkapnya, Selasa (25/2/2025).

Kesulitan hidup di Indonesia menjadi sebuah tantangan besar bagi anak muda. Kesenjangan sosial ekonomi yang semakin melebar membuat mereka harus berjuang keras untuk mencapai kehidupan yang layak. 

“Yang kaya semakin kaya, sementara yang miskin semakin miskin. Kondisi ini memicu kekhawatiran tentang masa depan anak muda di Indonesia dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam trend dengan hastag #kaburajadulu ini, ada banyak yang merekomendasikan ke berbagai negara seperti, Jepang, Jerman, Australia, hingga Amerika sebagai tempat yang bagus untuk didatangi.

Mahyuddin berharap agar anak muda yang ada di PPU, tidak mudah terpengaruh oleh trend sekarang ini, ia mengungkapkan PPU ini berbeda dari kota kota lain ada banyak sekali pekerjaan yang sangat mudah untuk dimasuki, walaupun itu ijazah hanya SMA atau SMK dengan gaji yang cukup setimpal dengan pekerjaan. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

30 November 2025 - 11:41 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU