Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

Desak Pemda PPU Proaktif Tangani Ribuan RTLH, Sariman: Ini Bentuk Kepedulian Pemerintah!

badge-check


					Foto: Anggota DPRD PPU, Sariman, saat ditemui di kantor DPRD PPU (Dok: CahayaBorneo/DMS) Perbesar

Foto: Anggota DPRD PPU, Sariman, saat ditemui di kantor DPRD PPU (Dok: CahayaBorneo/DMS)

PENAJAM –  Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sariman menyoroti kondisi memprihatinkan terhadap 1.666 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di wilayah tersebut. 

Ia mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) PPU segera menganggarkan program penanganan rumah tidak layak huni secara rutin setiap tahun.

“Saya kira pemerintah harus membantu rumah tak layak huni yang berada di Sepaku, karena itu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, kalo gak layak kan gak sehat juga orangnya,” ungkapnya, Sabtu (8/3/2025).

Sariman menekankan pentingnya proaktivitas pemerintah dalam menangani keluhan masyarakat, khususnya terkait rumah tak layak huni. 

Ia juga menyoroti bahwa Pemda tidak perlu bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena sudah ada kementerian yang menangani masalah ini.

“Kami juga baru baru ini sudah melaksanakan rapat dengan bupati PPU, saya kira fisi misi nya beliau bagus, bekerjasama dengan kementrian kementrian sudah terlaksana, jadi pemerintah harus menggunakan semua potensi yang ada, jika mau pemerintah menggunakan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau corporate social responsibility (CSR)” katanya.

Lebih lanjut, Sariman mengusulkan program bantuan 1.000 unit rumah tak layak huni tahun ini menggunakan dana CSR. 

“Bisa juga memanfaatkan badan amal zakat untuk membantu masyarakat miskin,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi masyarakat dan menyelesaikan masalah krusial yang berdampak pada keberlanjutan hidup mereka. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

30 November 2025 - 11:41 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU