Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

UMKM Sepaku Siap Bersaing, Pujasera Desa Sukaraja Jadi Wadah Kreativitas

badge-check


					Foto: Anggota DPRD PPU, Bijak Ilhamdani pada saat ditemui di Gedung paripurna DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Anggota DPRD PPU, Bijak Ilhamdani pada saat ditemui di Gedung paripurna DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Daerah Pemilihan (Dapil) Sepaku, Bijak Ilhamdani menyampaikan aspirasinya dalam mewujudkan ada Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang berada Desa Sukaraja yang terletak di Kecamatan Sepaku.

Pujasera ini merupakan aspirasi dari pemuda setempat yang tinggal di sekitaran Desa Sukaraja, hal ini karena keperdulian mereka terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Aspirasi tersebut masuk pada saat melakukan reses, waktu itu kepala desa datang dan beberapa pemuda setempat meminta agar dibangun Pujasera di Desa Sukaraja,” ujarnya pada Senin (17/3/2025).

Yang dimaksud Pujasera adalah tempat makan yang terdiri dari gerai-gerai makanan dan minuman yang beraneka ragam. Pujasera dapat berdiri sendiri atau terletak di dalam gedung-gedung tertentu. 

Mengingat pesatnya pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kecamatan Sepaku karena adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), memaksa masyarakat untuk terus berkreasi khususnya dalam bidang UMKM.

“Pujasera inilah nantinya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat untuk bagaimana memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk terus bisa berkarya dan mengembangkan, dan memberikan hal baru dalam pembangunan IKN,” tambahnya.

Bijak membandingkan dengan Pujasera yang dimiliki oleh IKN apakah nantinya akan sama seperti Pujasera yang dimiliki oleh masyarakat setempat.

Nantinya Pujasera ini akan dikelola oleh masyarakat setempat, ia menambahkan karena masyarakat tidak boleh tertinggal dengan IKN yang lebih dahulu memiliki Pujasera yang terletak di Race area.

“Saya pikir ini belum pernah ada di kecamatan sepaku, dengan mudah mudahan ini bisa menjadi pemicu untuk UMKM yang ada di Sepaku agar bisa bangkit dan berkembang,” pungkasnya. (ADV/CB/AJI)

 

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

30 November 2025 - 11:41 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU