Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

DPRD PPU Gelar Silaturahmi dengan Wartawan, Bahas Peran Media dalam Pembangunan

badge-check


					foto : Ketua DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

foto : Ketua DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menekankan urgensi kolaborasi erat antara lembaga legislatif dan media massa demi kemajuan pembangunan daerah. Penegasan ini disampaikan dalam forum silaturahmi dan diskusi bersama puluhan wartawan dari berbagai platform media di Gedung DPRD PPU.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh representasi media cetak, elektronik, dan daring, Raup Muin memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis media. Menurutnya, media memiliki fungsi vital dalam diseminasi informasi yang akurat serta pengawasan terhadap implementasi kebijakan publik.

Raup Muin menyatakan bahwa pembangunan daerah memerlukan partisipasi aktif dari berbagai elemen. Ia mengidentifikasi media sebagai komponen krusial dalam proses tersebut, berperan sebagai penyalur informasi kepada masyarakat, pengkritik konstruktif terhadap kebijakan, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga.

Lebih lanjut, Raup Muin menyoroti evolusi lanskap media, dengan transisi dari dominasi media cetak ke era kekuatan media digital. Ia memandang perkembangan ini sebagai peluang signifikan untuk memperluas jangkauan informasi pembangunan serta memfasilitasi pertukaran ide dan gagasan yang konstruktif.

“Untuk mempertahankan keseimbangan antara sikap kritis dan objektivitas dalam pemberitaan. Bahwa kritik yang membangun merupakan esensi dari fungsi kontrol sosial yang harus terus dijaga demi kepentingan publik,” ungkapnya pada Jumat (18/4).

Raup Muin juga membuka kesempatan bagi media untuk melampaui peran peliputan berita semata. Ia mendorong partisipasi aktif media dalam merumuskan narasi besar pembangunan daerah, mengakui potensi kontribusi pemikiran insan pers dalam proses perumusan kebijakan di masa mendatang.

Mengakhiri pertemuan, Raup Muin menyampaikan harapannya agar sinergi yang terjalin antara DPRD PPU dan media dapat terus diperkuat.

“meyakini bahwa kolaborasi yang solid akan memberikan dampak positif signifikan terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat PPU,” tutupnya. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

30 November 2025 - 11:41 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU