PENAJAM – Gedung baru Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) hingga saat ini belum dapat digunakan. Sejumlah pekerjaan struktur dan fasilitas penunjang dilaporkan belum rampung. Akibatnya, Disdikpora PPU masih harus menempati gedung sementara milik pemerintah daerah di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, mengungkapkan bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan, khususnya di lantai satu gedung.
“Beberapa bagian seperti pemasangan keramik, plafon, dan penyelesaian akhir pada pilar tiang belum dikerjakan. Ini menjadi salah satu alasan utama mengapa gedung belum bisa difungsikan secara optimal,” terangnya pada Jumat (29/8/2025).
Selain itu, pekerjaan di luar gedung juga masih banyak yang belum selesai. Akses jalan masuk menuju kantor belum dibangun, begitu pula dengan drainase di sekitar area gedung. Bahkan, bangunan pendukung untuk mesin genset sebagai cadangan listrik juga belum ada. Semua pekerjaan ini merupakan bagian krusial yang harus diselesaikan sebelum gedung dapat dihuni.
Ricci menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) PPU untuk melanjutkan proses lelang. Proses ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan yang tertunda.
“Bangunan tersebut belum bisa kita gunakan, karena kami masih menunggu penyelesaian akhir pembangunan,” ujarnya.
Pengajuan lelang ini diharapkan tidak terkena dampak rasionalisasi anggaran, mengingat pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya.
“Kami sudah mengajukan ke ULP untuk pelelangannya, karena kan kalau pekerjaan lanjutan tidak terkena rasionalisasi,” tambahnya.
Pihak Disdikpora PPU berharap proses pembangunan kantor dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan. Dengan begitu, mereka bisa segera pindah dan menggunakan fasilitas baru tersebut secara optimal. Gedung yang lebih memadai diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan kenyamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kondisi ini menambah daftar panjang proyek yang mengalami penundaan di PPU. Disdikpora PPU yang masih menumpang di gedung pemerintah daerah sudah menjadi pemandangan sehari-hari, dan mereka berharap hal ini tidak berlangsung terlalu lama.
“Sambil menunggu, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik meskipun dengan keterbatasan yang ada,” pungkasnya. (ADV Disdikpora/CB/AJI)
Reporter : Aji Yudha
Editor : Nanabq
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!