Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL KOMINFO PPU

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

badge-check


					Foto: Gedung Baru Disdikpora PPU. (Dok: CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Gedung Baru Disdikpora PPU. (Dok: CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini hanya tinggal menghitung hari untuk menempati kantor definitif mereka yang telah lama dinantikan. Setelah bertahun-tahun berpindah-pindah lokasi, upaya panjang instansi ini untuk memiliki markas permanen akhirnya hampir tuntas, dengan progres pembangunan yang dilaporkan telah mencapai sekitar 99 persen.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, membenarkan bahwa pengerjaan struktur utama gedung dua lantai tersebut sudah rampung. Menurutnya, sisa pekerjaan yang ada hanya berupa penyempurnaan instalasi teknis, pengujian sistem pendukung, dan tahap pembersihan akhir.

“Target kami, awal Desember kantor sudah bisa dipakai. Kami sedang fokus pada pengetesan menyeluruh,” ujar Ricci pada Selasa (25/11/2025).

Pembangunan kantor baru ini dilaksanakan melalui alokasi dana dua tahap dengan total anggaran mencapai Rp 23 miliar. Tahap pertama menghabiskan sekitar Rp 15 miliar untuk struktur utama dan sebagian arsitektur lantai dua. Sementara itu, tahap kedua menelan anggaran Rp 8 miliar untuk menyelesaikan arsitektur lantai satu, penambahan ruang perpustakaan, serta fasilitas eksternal seperti genset, ruang pompa air, dan saluran drainase.

Ricci menjelaskan bahwa tim kini tengah melakukan pengujian intensif terhadap semua sistem yang terpasang. Hal ini mencakup pengecekan menyeluruh pada instalasi kelistrikan, sistem pendingin udara (AC), dan sanitasi.

“Pengetesan ini penting agar ketika diserahterimakan nanti, bangunan sudah benar-benar 100 persen siap digunakan tanpa kendala operasional,” tegasnya.

Gedung baru ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor, melainkan dirancang sebagai pusat layanan terpadu dengan konsep pelayanan satu pintu yang lebih humanis dan modern. Fasilitas yang disediakan meliputi ruang laktasi, area bermain anak, jalur disabilitas, serta ruang pelayanan khusus bagi guru dan masyarakat umum, menunjukkan komitmen Disdikpora PPU terhadap pelayanan publik yang inklusif.

Kantor ini akan menjadi lokasi keenam bagi Disdikpora PPU, mengakhiri rekam jejak lima kali berpindah tempat kerja. Ricci Firmansyah berharap penempatan gedung definitif ini secara signifikan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan.

“Harapannya, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal. Mereka datang, langsung mendapat kenyamanan dan kemudahan,” terangnya.

Dengan progres yang sudah mencapai tahap akhir, serah terima gedung secara resmi direncanakan berlangsung pada awal Desember 2025. Proses ini akan disusul dengan peresmian simbolis yang dijadwalkan sebelum pergantian tahun, menandai babak baru bagi operasional Disdikpora PPU dalam memberikan pelayanan pendidikan di wilayah tersebut. (ADV/CB/AJI)


Reporter   : Aji Yudha

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Solusi Ekonomi Nelayan PPU: DPRD Dorong Percepatan Pembangunan TPI di Waru

30 November 2025 - 11:29 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA