Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Pemdes Rintik Gelar Rembuk Stunting untuk Wujudkan Zero Stunting 2025

badge-check


					Kegiatan menggelar acara rembuk stunting. Acara yang bertemakan Perbesar

Kegiatan menggelar acara rembuk stunting. Acara yang bertemakan "Peningkatan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting: Bersama Wujudkan Zero Stunting Tahun 2025" (Dok : istimewa)

PENAJAM – Pemerintah Desa (Pemdes) Rintik, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar acara rembuk stunting pada hari ini. Acara yang bertemakan “Peningkatan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting: Bersama Wujudkan Zero Stunting Tahun 2025” ini dilaksanakan di Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Rintik.

Kepala Desa Rintik, Khan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan komitmen berbagai pihak dalam upaya menurunkan angka stunting di desa. Ia berharap, dengan adanya kolaborasi dan kepedulian bersama, target zero stunting atau nol kasus stunting pada tahun 2025 dapat tercapai.

“Rembuk stunting ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain perwakilan dari pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga yang memiliki anak berisiko stunting,” ujarnya, Selasa (11/02/2025).

Dalam sambutannya, Khan menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam penanganan stunting. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan bergotong royong dalam mewujudkan desa yang bebas dari stunting.

“Stunting adalah masalah serius yang perlu kita tangani bersama. Kami dari pemerintah desa akan terus berupaya maksimal dalam menyediakan program-program pencegahan dan penanganan stunting,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berharap agar kegiatan rembuk stunting ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan bagi tumbuh kembang anak.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami betapa pentingnya memberikan asupan gizi yang baik dan menjaga kesehatan anak sejak dini,” pungkasnya.(CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial