Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

ADVERTORIAL DPRD PPU

DPRD PPU Sebut Pelabuhan Tak Kunjung Dibangun, Janji Pemprov Dipertanyakan

badge-check


					Foto: Anggota DPRD PPU, Syarifudin pada saat ditemui di kantor DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/DMS) Perbesar

Foto: Anggota DPRD PPU, Syarifudin pada saat ditemui di kantor DPRD PPU (Dok : CahayaBorneo/DMS)

PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syarifudin mempertanyakan terkait dengan dukungan pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam pembangunan pelabuhan Speed dan Klotok.

“Kita ini kalau cuma katanya, semua orang bisa yang jelas jika menjadi kenyataan kenapa tidak,” kata Syarifudin, Kamis (20/3/2025).

Ia menambahkan, jika tidak terbangun bangun Syarifudin meyakini bahwa PPU ini akan menjadi kota mati dengan sendirinya, dengan keyakinan membuktikan sendiri datang ke Pelabuhan berkisar pukul 20.00 WITA atau selesai sholat tarawih.

“Salah satu penyebabnya yaitu ada beberapa desa atau kelurahan yang masih tertinggal seperti di kelurahan nenang, Gunung Seteleng, dan Kelurahan Nenang, ditambah dengan akses jalan yang belum memadai,” tegasnya

Ia berharap, agar pelabuhan ini harus di bangun bagaimana pun cara, karena hanya ini lah solusi agar PPU menjadi kota yang hidup dan hal itu bisa menjadi ikon penajam.

Dengan harapan Bupati dan wakil Bupati yang baru ini bisa memberikan sedikit anggaran untuk pembangunan Pelabuhan ini, jika mendapatkan dukungan anggaran dari Gubernur atau dari pusat langsung.

“Memang sekarang ini, mohon maaf saya keberatan pak bupati, mulai dari bupati pertama, kedua, ketiga belum ada perbaikan,” ungkapnya dengan nada penuh harapan. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Raperda APBD 2026 Disahkan, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 November 2025 - 14:26 WITA

Kelurahan Nipah-Nipah Resmi Jadi Kelurahan Bersinar, PPU Perkuat Perang Melawan Narkoba

30 November 2025 - 14:18 WITA

RSUD RAPB Terapkan Kompensasi Layanan, Fraksi Gerindra Soroti Istilah “Teh Kotak” dalam SK Direktur

30 November 2025 - 14:16 WITA

APBD 2026 Senilai Rp1,48 Triliun, Turun Drastis Akibat Penurunan Dana Pusat

30 November 2025 - 12:32 WITA

Disdikpora PPU Bersiap Tempati Gedung Baru, Akhiri Era Kantor Nomaden

30 November 2025 - 11:41 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU