Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Ketua DPRD PPU Soroti Akselerasi Pembangunan Pasca Hadirnya IKN

badge-check


					Foto : Ketua DPRD PPU, Raup Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Ketua DPRD PPU, Raup Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PENAJAM– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pembangunan daerah yang dinilai mengalami kemajuan sangat pesat.

Wajah PPU dianggap telah bertransformasi secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Raup menekankan bahwa momentum hari jadi PPU tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi mendalam.

Pemerintah Daerah (Pemda) beserta seluruh elemen masyarakat perlu melihat kembali rekam jejak perjalanan pembangunan yang telah dilalui sejak kabupaten ini resmi berdiri.

“Kalau kita lihat, usia PPU sudah hampir 24 tahun. Ini hampir seperempat abad. Saya pikir progresnya luar biasa,” ujarnya pada Sabtu (14/3/2026).

Ia optimistis bahwa kematangan usia daerah akan berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur.

Salah satu faktor utama yang menjadi motor penggerak perubahan tersebut adalah penetapan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Raup menyebutkan bahwa letak geografis PPU yang bersinggungan langsung dengan IKN dan Kabupaten Kutai Kartanegara telah mengubah konstelasi pembangunan di wilayah Kalimantan Timur secara drastis.

“Kehadiran proyek strategis nasional membawa dampak domino yang positif bagi percepatan pembangunan di daerah penyangga,” katanya.

Menurut Raup, perhatian pemerintah pusat yang besar terhadap kawasan IKN secara otomatis ikut mendorong peningkatan standar kualitas hidup dan fasilitas umum bagi warga PPU.

Untuk itu ia berharap agar sinergi antaraPemda PPU dan pusat terus terjaga demi memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton.

“Momentum transisi menuju ibu kota baru ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian daerah ke depannya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres PPU Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis, Solusi Mudik Aman bagi Warga Penajam

14 Maret 2026 - 22:36 WITA

Pemkab PPU Pastikan Pencairan THR ASN dan Perangkat Desa Sesuai Aturan Pusat

14 Maret 2026 - 22:04 WITA

Pererat Silaturahmi, PHKT Gelar “BASO IGA” Edisi Ramadan di Terminal Lawe-Lawe

13 Maret 2026 - 23:27 WITA

Bupati PPU: Jabatan Staf Ahli Bukan Posisi Buangan

13 Maret 2026 - 23:19 WITA

Momentum Ramadan, PT WKP dan PT STN Tegaskan Komitmen Keberlanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

13 Maret 2026 - 22:18 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA