Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

PPU Sulap Kandang Rusa Jadi Masjid Terpadu dan Pusat Interaksi Sosial Modern

badge-check


					Foto : Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PPU Sulap Kandang Rusa Jadi Masjid Terpadu dan Pusat Interaksi Sosial

 

PENAJAM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) tengah bersiap melakukan transformasi besar terhadap lahan di belakang kantor Bupati.

Area yang sebelumnya merupakan kandang rusa tersebut direncanakan akan dialihfungsikan menjadi kawasan fasilitas publik terpadu yang menitikberatkan pada fungsi keagamaan dan sosial.

Langkah strategis ini diinisiasi langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. Proyek ini diproyeksikan sebagai bagian dari penataan ulang kawasan perkantoran pemkab guna meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan, baik bagi para pegawai pemerintahan maupun masyarakat umum yang berkunjung ke pusat pemerintahan.

Ia telah berkoordinasi dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU untuk mematangkan konsep tersebut. Gayung bersambut, usulan ini pun mendapat dukungan penuh dari Bupati PPU yang menilai area tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara produktif.

“Saya sudah sampaikan ke Sekda terkait rencana tersebut, dan gagasan ini langsung mendapatkan respons yang sangat positif dari Bupati untuk menjadikan area tersebut sebagai ruang yang sangat bermanfaat,” ujarnya pada Minggu (5/4/2026).

Konsep yang diusung pun cukup modern, yakni sebuah masjid terpadu dengan desain bangunan dua lantai. Alih-alih hanya menjadi tempat ibadah konvensional, bangunan ini dirancang untuk memiliki fungsi ganda yang saling mendukung antara aktivitas spiritual dan kebutuhan sosial sehari-hari.

Pada lantai pertama, pengembang akan membangun area inklusif yang dilengkapi dengan kafetaria. Fasilitas ini ditujukan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer, hingga warga sekitar.

“Selain itu, nanti akan tersedia ruang berkumpul dan area merokok (smoking area) yang ditata secara khusus demi menjaga kenyamanan serta ketertiban lingkungan,” jelasnya.

Transformasi lahan ini diharapkan mampu mengubah citra kawasan perkantoran menjadi lebih hidup dan humanis. Dengan adanya ruang singgah yang nyaman untuk berinteraksi sebelum waktu salat berjamaah, Pemkab PPU optimis dapat menciptakan atmosfer kerja yang lebih segar dan tidak kaku bagi seluruh elemen masyarakat. (*)

 

Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Status Eks Gedung PN Penajam Terungkap: Bukan Milik Daerah

7 April 2026 - 20:09 WITA

Polres PPU Gelar Turnamen Tenis Kapolres Cup II 2026, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80

7 April 2026 - 20:03 WITA

Pemda PPU Mulai Terapkan WFH, Sekda Tohar Tegaskan ASN Tetap Wajib Bekerja

7 April 2026 - 10:58 WITA

Disdukcapil PPU Jemput Bola, Layani Perekaman e-KTP Lansia Sakit di Desa Sesulu

7 April 2026 - 10:51 WITA

Polres PPU Ringkus Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Petung, Dua Tersangka Diamankan

7 April 2026 - 10:39 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA