Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Pendidikan

SMAN 8 PPU Segera Direlokasi, Pemkab Siapkan Lahan Baru 3 Hektare

badge-check


					Foto : Wabup PPU, Abdul Waris Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Wabup PPU, Abdul Waris Muin, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) secara resmi menyiapkan lahan seluas tiga hektare untuk relokasi SMAN 8 sebagai solusi jangka panjang penataan fasilitas pendidikan.

Selama ini, SMAN 8 PPU beroperasi sebagai sekolah terpadu di Jalan Coastal Road, Kelurahan Nipah-Nipah, dengan berbagi lokasi bersama SMPN 21 PPU dan SDN 038 Penajam. Kondisi ini dinilai tidak ideal karena keterbatasan ruang berdampak langsung pada efektivitas proses belajar mengajar di ketiga satuan pendidikan tersebut.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menjelaskan, aset tanah dan bangunan SMAN 8 tidak langsung diserahkan ke Pemprov Kaltim lantaran adanya rencana relokasi mandiri. Pemkab PPU memilih untuk menyediakan lahan baru yang lokasinya dipastikan tidak jauh dari koordinat sekolah saat ini.

Untuk itu, ia mendorong agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera merespons kesiapan lahan tersebut dengan realisasi pembangunan fisik. Pemkab PPU menegaskan bahwa proses hibah lahan akan segera dituntaskan begitu pihak provinsi siap memulai proyek pembangunan gedung baru.

“Kami sangat berharap pihak provinsi segera bertindak untuk membangun gedung baru SMAN 8. Segala urusan lahan sudah kami rampungkan dan siap untuk dihibahkan demi kepentingan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya pada Senin (9/2/2026).

Urgensi pemisahan gedung ini bukan tanpa alasan. Waris Muin menjelaskan bahwa setelah SMAN 8 menempati lokasi baru, gedung lama akan sepenuhnya dialihkan untuk SMPN 21 PPU dan SDN 038 Penajam.

“Kedua sekolah saat ini tengah menghadapi masalah serius terkait keterbatasan ruang kelas yang menghambat aktivitas akademik,” jelasnya.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa SMPN 21 dan SDN 038 terpaksa menyulap ruang perpustakaan menjadi kelas darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan.

“Dengan relokasi SMAN 8 yang cepat, diharapkan masalah kekurangan ruang kelas di tingkat dasar dan menengah pertama ini dapat segera teratasi melalui pemanfaatan gedung yang ditinggalkan,” imbuhnya. (*).

Reporter : Aji Yudha

Editor : Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ahli Hukum Bongkar Kejanggalan Penetapan Tersangka Kasus BUMDes Bumi Harapan

9 Februari 2026 - 20:42 WITA

Amankan Stok Pangan, Distan PPU Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Hingga Desa

9 Februari 2026 - 18:13 WITA

Jelang Ramadan, Polres PPU Perketat Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Penajam

8 Februari 2026 - 23:10 WITA

Target Produksi Beras PPU Melonjak 200 Persen di 2026, Distan Optimistis Swasembada

8 Februari 2026 - 22:49 WITA

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Tetap Prioritaskan Perbaikan Jalan Warga

8 Februari 2026 - 22:36 WITA

Trending di KALTIM