Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Sat Polairud Polres PPU Imbau Masyarakat untuk Gunakan Life Jacket saat Beraktivitas di Laut

badge-check


					Foto: Wakapolres PPU Kompol Bambang Hadiyanto (kiri), Kepala Kesatuan Polisi Air (Polair) PPU, AKP Musjaya (kanan). (DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Wakapolres PPU Kompol Bambang Hadiyanto (kiri), Kepala Kesatuan Polisi Air (Polair) PPU, AKP Musjaya (kanan). (DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Personil Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan safety first yakni life jacket  atau jaket pelampung saat penyebrangan laut dari Penajam ke Balikpapan ataupun sebaliknya.

Kepala Kesatuan Polisi Air (Polair) PPU, AKP Musjaya menjelaskan, pentingnya mengenakan alat keselamatan saat berperahu atau beraktivitas di laut, seperti menggunakan jaket pelampung.

Selain itu, ia juga mengatakan berulang kali telah menghimbau para motoris maupun masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi mesin speedboat (perahu cepat) sebelum berangkat ke laut serta mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.

“Lebih baik lelah memberikan himbauan kepada masyarakat, jangan sampai nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam hal ini kecelakaan laka laut,” kata Musjaya saat diwawancara Media Cahaya Borneo di Polres PPU, kamis (25/7/2024).

“Dan penekanannya kembali untuk tidak melebihi kapasitas muatan, baik itu muatan di Kapal klotok maupun itu muatan speedboat,” tegasnya.

Wakapolres PPU Kompol Bambang Hadiyanto menambahkan, pentingnya kesadaran masyarakat dan motoris untuk saling mengingatkan dalam penggunaan life jacket saat berpergian menggunakan jasa penyeberangan laut. 

Ia tekankan masyarakat, saat ingin menyebrang harus wajib meminta life jacket kepada motoris terlebih dahulu, karena menurutnya, ketika dalam keadaan panik akan kehilangan kesadaran yang membuat pingsan atau tidak bisa mengontrol diri.

“Jadi kalau kita menggunakan life jacket, ketika ada kejadian hal-hal tidak diinginkan, kita bisa mengapung dan masyarakat mudah untuk menyelamatkan diri. Kalau kita tidak pakai, kita langsung tenggelam, walaupun sadar, itu akan lebih mudah capek dan pasti akan tenggelam,” pungkas Bambang. (CB/DADM)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres PPU Gelar Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

8 Desember 2025 - 20:17 WITA

KPU PPU Perketat Prosedur PAW, Wajib Jawab Permohonan dalam Lima Hari Kerja

8 Desember 2025 - 16:39 WITA

KPU PPU Tegaskan Prioritas Keterwakilan Perempuan dalam Mekanisme PAW Baru

8 Desember 2025 - 16:20 WITA

Wakil Bupati PPU Pimpin Apel di RSUD RAPB, Tegaskan Peningkatan Pelayanan Cepat dan Berempati

8 Desember 2025 - 15:26 WITA

PPU Dorong Transaksi Non-Tunai, Bupati Mudyat Wajibkan Digitalisasi Seluruh Keuangan Daerah

8 Desember 2025 - 14:26 WITA

Trending di ADVERTORIAL KOMINFO PPU