Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

Disdikpora PPU Dapat Bantuan Revitalisasi Sekolah Senilai Rp4,1 Miliar

badge-check


					Foto: Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah (Dok: CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah (Dok: CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima bantuan revitalisasi sekolah senilai Rp4,1 miliar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dana besar ini akan disalurkan untuk memperbaiki fasilitas delapan sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, hingga SMP.

Program ini, yang merupakan bagian dari inisiatif nasional, berfokus pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, menyampaikan bahwa lima sekolah dasar, dua sekolah menengah pertama, dan satu sekolah TK-PAUD akan menjadi penerima bantuan ini.

“Dengan total itu Rp4,1 miliar untuk delapan sekolah yang direvitalisasi di PPU,” ujarnya pada Kamis (21/8/2025).

Ricci menjelaskan bahwa proses revitalisasi akan dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing sekolah melalui mekanisme swakelola. Setiap sekolah akan membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan tim teknis untuk merancang dan melaksanakan pembangunan.

“Fokus utamanya untuk perbaikan mencakup ruang kelas, ruang guru, laboratorium, perpustakaan, toilet, hingga Unit Kesehatan Sekolah (UKS),” jelasnya.

Proses seleksi sekolah penerima dilakukan berdasarkan data kerusakan yang terverifikasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta penilaian langsung di lapangan oleh tim teknis Kemendikbudristek.

“Harapan kami, dengan adanya bantuan ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar tahun ini, agar tahun selanjutnya kembali mendapatkan bantuan,” pungkasnya.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi para siswa di PPU. (ADVDisdikpora/CB/AJI)

 

 

Reporter   : Aji Yudha

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial