PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah cepat untuk meningkatkan mutu pendidikan. Instansi ini baru saja menyelenggarakan sosialisasi asesmen nasional dan peninjauan pembelajaran, sebuah inisiatif penting yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pendidikan di wilayah tersebut.
Acara ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk memahami lebih dalam program-program prioritas dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kampung Inggris ini menarik perhatian besar dari kalangan pendidik. Sebanyak 82 peserta, yang terdiri dari kepala sekolah dan guru, antusias mengikuti setiap sesi yang disajikan.
Lokasi yang dipilih pun menambah suasana kolaboratif, memungkinkan para peserta untuk berinteraksi lebih leluasa dan berbagi pengalaman terkait tantangan dan solusi dalam dunia pendidikan. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan profesional mereka.
Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk mempersiapkan para pendidik dalam pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar). Sulinjar merupakan salah satu komponen kunci dari asesmen nasional yang dirancang untuk mengukur kondisi dan kualitas lingkungan belajar di sekolah.
Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian PAUD Disdikpora PPU menjelaskan bahwa hasil dari survei ini akan menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dan pusat untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif. Sulinjar memiliki jadwal pelaksanaan yang ketat.
“Terkait dengan Sulinjar ini, ada jadwal dari Kemendikbudristek dari tanggal 15 September sampai dengan 10 Oktober 2025,” jelasnya pada Kamis (21/8/2025).
Penetapan jadwal ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat serius dalam mengumpulkan data yang akurat dan terstandardisasi dari seluruh Indonesia. Lebih lanjut, Karmono memaparkan bahwa survei ini akan melibatkan seluruh jajaran pendidik.
“Nantinya kepala sekolah dan guru PAUD, yang totalnya sebanyak 612 guru, akan mengisi Sulinjar tersebut,” terangnya.
Partisipasi dari ratusan pendidik ini menjamin data yang terkumpul akan representatif dan komprehensif, mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Keikutsertaan Disdikpora PPU dalam program ini menunjukkan keselarasan dengan agenda nasional. Asesmen nasional dan Sulinjar adalah bagian dari program prioritas Kemendikbudristek untuk transformasi pendidikan.
“Melalui program ini, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” imbuhnya.
Dengan adanya sosialisasi dan persiapan ini, diharapkan para pendidik di PPU dapat melaksanakan Sulinjar dengan baik. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi Disdikpora PPU untuk menyusun strategi perbaikan yang tepat sasaran, memastikan setiap sekolah memiliki lingkungan belajar yang optimal dan mendukung potensi terbaik dari setiap siswa. (ADVDisdikpora/CB/AJI)
Reporter : Aji Yudha
Editor : Nanabq
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!