Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

Disdikpora PPU Raih Peringkat Pertama Sulinjar Tingkat Provinsi Kaltim

badge-check


					Foto: Kepala Bidang PAUD/TK Disdikpora PPU, Durajat/Sosialisasi Sulinjar (Dok: CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Kepala Bidang PAUD/TK Disdikpora PPU, Durajat/Sosialisasi Sulinjar (Dok: CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan prestasi dengan meraih peringkat pertama dalam Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2024.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Disdikpora PPU dalam memantau dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari partisipasi aktif para guru dalam mengisi survei yang menjadi tolok ukur penting.

Sulinjar merupakan instrumen vital yang digunakan Disdikpora PPU untuk memantau berbagai kegiatan dan metode pembelajaran. Khususnya, survei ini memberikan gambaran mendalam tentang cara-cara pengajaran yang diterapkan oleh para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara daring.

Data yang terkumpul dari Sulinjar memungkinkan Disdikpora untuk mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, sekaligus memberikan dukungan yang lebih tepat sasaran kepada para pendidik.

Kepala Bidang PAUD/TK Disdikpora PPU, Durajat, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih. Keberhasilan ini disambut gembira oleh seluruh jajaran Disdikpora PPU.

“Kami sangat bersyukur pada tahun 2024 ini bisa mendapatkan peringkat pertama dalam pengisian Sulinjar se-Kaltim,” ujarnya pada Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi yang baik antara semua pihak terkait. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan posisi ini di masa mendatang.

“Di tahun ini tidak mungkin kan peringkat nol, jadi harus dipertahankan peringkat itu. Untuk memastikan kualitas tetap terjaga, Bidang PAUD dan TK Disdikpora PPU berencana mengadakan sosialisasi Sulinjar secara berkala,” ungkapnya.

Hal ini bertujuan untuk memastikan para guru memahami pentingnya survei ini dan dapat mengisinya dengan benar, sehingga data yang dihasilkan akurat dan bermanfaat.

“Sosialisasi ini juga dirancang untuk memperkuat pemahaman guru tentang tujuan Sulinjar, yaitu bukan sekadar pengisian data, melainkan sebagai alat evaluasi diri yang efektif,” jelasnya.

Dengan demikian, setiap guru dapat secara mandiri mengukur efektivitas metode pengajaran mereka, terutama dalam konteks pembelajaran daring yang kini semakin relevan. Sulinjar menjadi jembatan yang menghubungkan kebijakan dinas dengan praktik nyata di lapangan.

Peringkat pertama yang diraih Disdikpora PPU dalam Sulinjar Provinsi Kaltim 2024 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di tingkat PAUD. (ADVDisdikpora/CB/AJI)

 

 

 

Reporter   : Aji Yudha

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial