Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

PPU Jadi Tuan Rumah POPDA XVII, Hadapi Kendala Fasilitas Olahraga

badge-check


					Foto: Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora PPU, Nursabtaningsih. (Dok: CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto: Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora PPU, Nursabtaningsih. (Dok: CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII. Namun, di tengah persiapan yang terus berjalan, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU mengungkapkan adanya sejumlah kendala yang perlu diatasi, terutama terkait ketersediaan fasilitas olahraga. Kendala ini diprediksi akan memengaruhi pelaksanaan beberapa cabang olahraga.

Sebagai tuan rumah, PPU tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk dua cabang olahraga utama, yakni renang dan senam. Hal ini memaksa panitia untuk memindahkan lokasi pertandingan ke luar daerah.

Plt. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora PPU, Nursabtaningsih, menjelaskan bahwa cabor senam akan dilangsungkan di Samarinda, sedangkan cabor renang akan digelar di Kutai Kartanegara (Kukar).

“Keputusan ini diambil setelah Disdikpora PPU melakukan evaluasi mendalam terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah kita,” ujarnya pada Jumat (22/8/2025).

Meskipun PPU memiliki berbagai fasilitas olahraga lain, ketiadaan kolam renang berstandar dan gelanggang senam yang layak menjadi tantangan serius. Pemindahan lokasi ini diharapkan dapat menjamin kualitas dan kelancaran pelaksanaan kedua cabor tersebut tanpa mengurangi esensi kompetisi POPDA.

“Selain masalah fasilitas, kendala lain yang dihadapi adalah terkait anggaran. Adanya efisiensi anggaran membuat kami harus melakukan penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan operasional POPDA,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihak Disdikpora PPU tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan acara ini dengan sukses.

“Kami telah mengklarifikasi penambahan anggaran kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi,” imbuhnya.

Permintaan ini diajukan mengingat POPDA adalah ajang yang diselenggarakan dan dikelola oleh provinsi. Dengan adanya tambahan anggaran dari provinsi, diharapkan segala kebutuhan logistik dan operasional dapat terpenuhi secara optimal.

Disdikpora PPU berharap seluruh kendala yang ada dapat segera teratasi melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pihak terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Meskipun dihadapkan pada tantangan yang cukup besar, semangat untuk menjadi tuan rumah yang baik tetap menjadi prioritas utama demi kesuksesan POPDA XVII di PPU. (ADVDisdikpora/CB/AJI)

 

 

 

Reporter   : Aji Yudha

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKK PPU Gelar Festival Pangan Lokal, Dorong Diversifikasi Gizi dan Ekonomi

28 Agustus 2025 - 15:39 WITA

Dugaan Pungli Proyek Jalan Lingkungan di PPU

28 Agustus 2025 - 15:30 WITA

PPU Perangi Pungli Sekolah Lewat Pengawasan Ketat Program KPC

28 Agustus 2025 - 15:21 WITA

Disdikpora dan Dinsos PPU Bersinergi Tangani Anak Putus Sekolah

28 Agustus 2025 - 15:19 WITA

Disdikpora PPU Soroti Status Santri Pesantren Tradisional Tidak Terdata di Dapodik

28 Agustus 2025 - 15:15 WITA

Trending di Advertorial