PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima bantuan revitalisasi sekolah senilai Rp4,1 miliar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Dana besar ini akan disalurkan untuk memperbaiki fasilitas delapan sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, hingga SMP.
Program ini, yang merupakan bagian dari inisiatif nasional, berfokus pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, menyampaikan bahwa lima sekolah dasar, dua sekolah menengah pertama, dan satu sekolah TK-PAUD akan menjadi penerima bantuan ini.
“Dengan total itu Rp4,1 miliar untuk delapan sekolah yang direvitalisasi di PPU,” ujarnya pada Kamis (21/8/2025).
Ricci menjelaskan bahwa proses revitalisasi akan dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing sekolah melalui mekanisme swakelola. Setiap sekolah akan membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan tim teknis untuk merancang dan melaksanakan pembangunan.
“Fokus utamanya untuk perbaikan mencakup ruang kelas, ruang guru, laboratorium, perpustakaan, toilet, hingga Unit Kesehatan Sekolah (UKS),” jelasnya.
Proses seleksi sekolah penerima dilakukan berdasarkan data kerusakan yang terverifikasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta penilaian langsung di lapangan oleh tim teknis Kemendikbudristek.
“Harapan kami, dengan adanya bantuan ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar tahun ini, agar tahun selanjutnya kembali mendapatkan bantuan,” pungkasnya.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi para siswa di PPU. (ADVDisdikpora/CB/AJI)
Reporter : Aji Yudha
Editor : Nanabq
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!