Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Bupati Mudyat Noor Resmikan RS Kapal doctorSHARE untuk Warga Pesisir PPU

badge-check


					Foto: Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, saat meresmikan pelayanan medis gratis RS Kapal dr. Lie Dharmawan di Kelurahan Jenebora, Minggu (15/02/2026). (Dok. Humas 19) Perbesar

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, saat meresmikan pelayanan medis gratis RS Kapal dr. Lie Dharmawan di Kelurahan Jenebora, Minggu (15/02/2026). (Dok. Humas 19)

PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Mudyat Noor menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan daerah dengan keterbatasan fasilitas medis.

Hal tersebut disampaaikan saat secara resmi membuka kegiatan pelayanan medis gratis melalui RS Kapal dr. Lie Dharmawan – Program Bayan Peduli di Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Minggu, (15/02/2026).

“Kami tentunya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten PPU, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga medis, sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat yang sehat dapat benar-benar terwujud,” tegas Mudyat dalam sambutannya.

Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), para tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat PPU.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan selamat datang di Kabupaten PPU. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, kehadiran RS Kapal dr. Lie Dharmawan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dalam meningkatkan akses layanan medis bagi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir seperti Jenebora, Gersik, dan Pantai Lango.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias memadati lokasi pelayanan untuk mendapatkan pemeriksaan umum, konsultasi medis, hingga pengobatan gratis.

Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat, menjelaskan bahwa pemilihan kawasan pesisir sebagai lokasi bakti sosial telah direncanakan secara khusus karena keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di kawasan pesisir seperti Jenebora, Gersik, dan Pantai Lango. Di wilayah ini fasilitas yang tersedia masih terbatas pada puskesmas pembantu, sehingga kegiatan ini sangat tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar berbagai persoalan kesehatan dapat tertangani.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), dr. Monica Gloria Komaling, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan bakti sosial ini dibuka lima poliklinik, yakni poliklinik umum, gigi, penyakit dalam, kandungan, dan bedah.

“Pelayanan ini kami lakukan dengan keyakinan bahwa setiap manusia, di manapun lokasinya dan apa pun latar belakangnya, berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak,” ungkap dr. Monica.

Yayasan doctorSHARE telah melayani pengobatan melalui rumah sakit kapal selama 14 tahun di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus utama membuka akses kesehatan bagi masyarakat di daerah pesisir dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Kapal yang digunakan dalam pelayanan di Kelurahan Jenebora merupakan kapal terbaru yang diluncurkan pada Juli 2025, dan Kabupaten PPU menjadi kabupaten kedua yang dikunjungi. RS Kapal dr. Lie Dharmawan membawa 32 awak yang terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga pendukung, serta kru kapal.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan pada 15 hingga 19 Februari 2026. Selanjutnya, pada 20 Februari 2026 akan digelar pelatihan bagi tenaga kesehatan lokal, perangkat desa/kelurahan, serta kegiatan dokter kecil bagi anak-anak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah, di antaranya Wadanyonif 826/BTB Mayor Inf Mochamad Chamim, Kepala Dinas Kesehatan PPU, perwakilan RSUD, camat, lurah, serta pimpinan UPT puskesmas setempat. (*)

 

Sumber: (Humas19)

Editor: Syafika

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Buka Musrenbang RKPD 2027, Bupati PPU Tekankan Inovasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 April 2026 - 20:25 WITA

LAKI PPU Desak Bupati Bentuk Tim Khusus untuk Sengketa Tapal Batas HGU PT STN

2 April 2026 - 20:17 WITA

Potensi Dana CSR di PPU Melimpah, Pemanfaatannya Masih Belum Optimal

2 April 2026 - 20:12 WITA

Minim Komitmen Perusahaan, Bupati PPU Soroti Lemahnya Kontribusi CSR untuk Pembangunan

31 Maret 2026 - 21:12 WITA

Pemkab PPU Terjerat Utang Rp200 Miliar, Proyek 2026 Terancam Mandek

31 Maret 2026 - 21:07 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA