PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul adanya kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah penerima manfaat program tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Mudyat usai melantik 160 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di Gedung Graha Pemuda KM 9 Nipah-Nipah, Kamis (13/2/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah telah menindaklanjuti kejadian tersebut dan saat ini masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah pusat.
“Dari pusat sudah ada surat pemberitahuan sementara. Kita evaluasi ulang dan menunggu arahan berikutnya,” ujarnya.
Mudyat menjelaskan, evaluasi akan difokuskan pada penguatan pengawasan di setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari pemeriksaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.
Ia menegaskan bahwa standar pelaksanaan sebenarnya telah tersedia, namun implementasi di lapangan perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.
“Yang paling disorot itu prosesnya bagaimana pemeriksaan bahan, pengolahan makanan, dan seterusnya. Itu yang harus diperkuat,” tegasnya.
Terkait penanganan dampak yang timbul, Mudyat memastikan Pemkab PPU akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait serta memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak. Sementara itu, pemerintah daerah tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat mengenai kelanjutan maupun penyesuaian pelaksanaan program MBG.
Ia juga menegaskan bahwa peran pemerintah daerah dalam program tersebut bersifat menjalankan dan memfasilitasi kebijakan yang telah ditetapkan di tingkat pusat. Karena itu, kewenangan untuk menentukan langkah lanjutan sepenuhnya berada di pemerintah pusat.
“Daerah ini sifatnya membantu dan memfasilitasi agar pelaksanaan berjalan. Keputusan akhirnya tetap dari pusat,” jelasnya.
Melalui evaluasi ini, Pemkab PPU berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke depan dapat berjalan lebih aman, tertib, dan sesuai standar, sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemenuhan gizi tersebut. (*)
Editor: Syafika
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!







