PENAJAM– Kawasan Jalan Coastal Road, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mendadak riuh oleh deru mesin motor pada akhir pekan ini.
Sebanyak 350 pembalap dari berbagai penjuru Kalimantan Timur hingga luar pulau Jawa berkumpul untuk memperebutkan gelar juara dalam ajang Bupati PPU Cup Drag Bike Championship 2026 yang berlangsung pada 14–15 Februari 2026.Kejuaraan ini mencatatkan sejarah baru bagi dunia otomotif lokal.
Ketua Panitia pelaksana, Alam Prawira Negara, mengungkapkan bahwa ini adalah event drag bike perdana di tahun 2026 sekaligus gelaran kedua yang pernah diadakan di PPU sejak satu dekade lalu. Momentum ini menjadi pelepas dahaga bagi para pencinta kecepatan setelah terakhir kali ajang serupa digelar pada 2016 silam.
Lahirnya kompetisi ini tidak lepas dari instruksi langsung Bupati PPU, Mudyat Noor. Alam menceritakan bahwa pada Desember 2025, Bupati secara khusus meminta adanya wadah otomotif yang positif bagi generasi muda.
“Meski awalnya direncanakan sebagai ajang road race, keterbatasan fasilitas sirkuit yang representatif membuat panitia akhirnya memilih format drag bike sebagai solusi yang paling memungkinkan untuk direalisasikan,” ujarnya pada Minggu (15/2/2026).
Selain sebagai ajang prestasi, misi utama dari kejuaraan ini adalah untuk memberangus praktik balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. Pemerintah daerah bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) PPU berkomitmen menyediakan lintasan resmi sebagai sarana edukasi dan pembinaan bagi para pembalap muda agar tidak lagi memacu kendaraan mereka di jalan umum tanpa pengawasan keamanan.
“Gengsi kompetisi ini pun terbilang tinggi karena statusnya yang merupakan Seri 1 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Bike Kalimantan Timur,” tambahnya.
Tingginya antusiasme terlihat dari keberagaman asal peserta yang melintasi batas provinsi, membuktikan bahwa Penajam Paser Utara memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi olahraga otomotif di Kalimantan.
“Para pembalap bertarung sengit di 23 kelas berbeda yang terbagi dalam kategori Utama, Supporting, hingga kelas Sunmori. Beberapa kelas bergengsi yang menjadi sorotan di antaranya adalah Bracket 8 hingga 10 detik, Sport 2T rangka standar 155cc, serta kelas khusus pembalap lokal dari wilayah PPU, Balikpapan, dan Paser yang dirancang untuk menjaring bakat-bakat terpendam di daerah,” terangnya.
Melihat kesuksesan dan tingginya minat peserta, panitia berharap ajang ini tidak berhenti sampai di sini saja. Alam menegaskan harapannya agar Bupati PPU terus memberikan dukungan penuh sehingga drag bike dapat menjadi agenda rutin tahunan yang lebih meriah, sekaligus menjadi pilar penggerak kegiatan positif bagi pemuda di PPU. (*)
Reporter: Aji Yudha
Editor: Syafika
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!







