PENAJAM– Gerbong mutasi besar-besaran resmi bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Bupati PPU, Mudyat Noor, melantik dan merotasi puluhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) eselon II pada Jumat (13/3/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam melakukan penataan birokrasi serta penyegaran di struktur internal pemerintahan daerah.
Fokus pertama dalam perombakan ini menyasar jajaran Staf Ahli dan Asisten di Sekretariat Daerah. Nama-nama seperti Sodikin kini resmi menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, disusul Margono Hadisutanto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, dan Alimuddin di Bidang Pemerintahan.
Sementara itu, posisi Asisten II diisi oleh Hadi Saputro, dan Chairur Rozikin kini mengemban amanah sebagai Asisten III Administrasi Umum. Penyegaran juga terjadi pada sektor pendapatan dan manajemen aparatur. Tur Wahyu Sutrisno kini dipercaya menakhodai Badan Pendapatan Daerah, sementara Khairudin menempati posisi sentral sebagai Kepala BKPSDM.
Di sisi pelayanan sosial dan komunikasi, Ainie resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, bersandingan dengan Marjani yang ditunjuk memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika.
Sektor ketenagakerjaan dan mobilitas daerah turut mengalami pergantian kepemimpinan. Adriani Amsyar kini memegang kendali di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sedangkan Agus resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Selain itu, Andi Singkerru dipercaya memperkuat stabilitas daerah sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dinamika rotasi berlanjut ke sektor pariwisata, lingkungan, dan kebencanaan. Safwana kini memimpin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sementara urusan lingkungan hidup dipercayakan kepada Muhammad Sukadi K.
Di lini pertahanan daerah terhadap bencana, Nurlaila ditunjuk sebagai Kepala Pelaksana BPBD untuk memperkuat kesiapsiagaan kabupaten.
Di bidang ekonomi kerakyatan dan investasi, Amrullah kini menjabat sebagai Kepala DPMPTSP guna mengawal arus modal. Di saat yang sama, Muh Yusuf Basra memimpin Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. Sektor ketahanan pangan dan perikanan juga mendapat nahkoda baru, yakni Rozihan Asward di Dinas Pertanian dan Andi Trasodiharto di Dinas Perikanan.
“Pelantikan dan sumpah jabatan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan yang bertujuan untuk melakukan peningkatan dan penyegaran organisasi perangkat daerah,” ujarnya.
Menariknya, di tengah perombakan besar ini, Bupati Mudyat Noor tetap mempertahankan beberapa pejabat di posisi semula demi menjaga stabilitas kinerja. Nama-nama seperti Asisten I Sekretariat Daerah, Inspektur Daerah, serta Kepala Satpol PP tetap menduduki kursi mereka untuk memastikan kesinambungan pengawasan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
Meski pelantikan telah usai, masih terdapat kekosongan pada beberapa instansi vital seperti Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan. Pemerintah daerah berencana segera melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme resmi.
“Rotasi ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan mempercepat realisasi program pembangunan di Kabupaten PPU,” pungkasnya. (*)
Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!







