Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Pendidikan

Minta Kejelasan Pemprov, Abdul Waris Muin Tuntut Ruang Kelas Layak di PPU

badge-check


					
Foto : Kondisi sekolah ruang kelas yang masih berada di bekas ruangan perpustakaan, (Dok : CaahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Kondisi sekolah ruang kelas yang masih berada di bekas ruangan perpustakaan, (Dok : CaahayaBorneo/AJI).

PENAJAM– Wakil Bupati (Wabup) Abdul Waris Muin, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Jumat (6/2/2026) mendatangi Sekolah Dasar (SD) Negeri 038 PPU dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 21 PPU.

Dalam kedatangannya, Wabup PPU, mengecek kondisi kelas yang dinilai tidak layak untuk ditempati, hal ini karena ada beberapa kelas SD yang masih menumpang di runag perpustakaan.

Bukan karena alasan, karena sekolah tersebut masih satu atap dengan sekolah lain, yaitu dari SD, SMP, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 8 dari mulai tahun 2017 sampai sekarang ini sekolah tersebut masih satu atap.

“Yang lebih perhatian, ada ruang kelas yang bekas perpustakaan, untuk itu saya menghimbau kepada Pemerintah Provisi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengakomodir kepentingan yang ada disekolah tersebut,” tegasnya.

Hal ini, karena terdapat sebanyak empat kelas SD yang masih menumpang di gedung bekas perpustakaan. Selain itu sekolah ini juga sudah over yang dianjurkan untuk membangun ruang kelas baru dan layak.

Selain itu, ruang ruang kelas yang ada di SMPN 21 juga ruang kelasnya hanya diskat hal ini yang membuat proses belajar mengajar terganggu, jadi setiap belajar anak murid ini merasa terganggu dengan suara dikelas sebelah karena tembok kelas tersebut hanya diskat.

“Jadi ini keseriusan kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU agar Pemprov Kaltim melihat secara langsung dan segera membangun SMA 8, agar ruang kelas yang ada di SMA ini bisa digunakan untuk SD dan SMP,” jelasnya.

Lebih lanjut, selain ruang kelas yang cukup memperhatian, siswa dan siswi juga membutuhkan pendidikan agama.

“Jadi selain itu semua, pendidikan agama itu juga penting karena termasuk dalam pendidikan dasar,” imbuhnya. (*)\
Reporter : Aji Yudha

Editor : Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Petani PPU Keluhkan Minimnya Alat Mesin Pertanian Pascapanen

6 Februari 2026 - 19:06 WITA

Penerapan Mulok Bahasa Paser di PPU Hadapi Kendala, Guru Minta Revisi Materi

5 Februari 2026 - 20:23 WITA

Setda PPU Musnahkan 21.006 Arsip Periode 2005-2014

5 Februari 2026 - 20:11 WITA

Komitmen Distan PPU Awasi Distribusi Pupuk Subsidi Demi Jaga Kualitas Gabah Petani

5 Februari 2026 - 13:42 WITA

Dongkrak Produksi Pangan, PPU Fokus Kembangkan Benih Padi Garuda

4 Februari 2026 - 19:05 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA