Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Komitmen Distan PPU Awasi Distribusi Pupuk Subsidi Demi Jaga Kualitas Gabah Petani

badge-check


					Foto : Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, lada saat ditemui diruangannya, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, lada saat ditemui diruangannya, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PENAJAM — Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya dalam mengawasi distribusi pupuk bersubsidi guna menjaga kualitas gabah serta meningkatkan produksi padi petani.

Distan PPU mengimbau para petani agar tidak menyalahgunakan pupuk bersubsidi yang telah disalurkan, baik pada tahun berjalan maupun tahun sebelumnya. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya temuan kasus pada tahun lalu, di mana salah satu petani kedapatan menjual kembali pupuk bersubsidi dengan harga berbeda.

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan untuk mendukung peningkatan hasil produksi padi di daerah.

“Jika produksi padi meningkat, tentu kesejahteraan petani juga akan ikut meningkat,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Selain pengawasan pupuk, Andi juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian telah memastikan harga Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kepastian harga ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi petani dalam menjual hasil panen mereka.

Untuk itu, Distan PPU mengajak seluruh petani memanfaatkan pupuk bersubsidi secara tepat dan sesuai peruntukan, serta tidak lagi memperjualbelikannya.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan produksi gabah, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Bulog Cabang Penajam Paser pada tahun ini telah menyerap gabah petani mencapai 15 ribu ton, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mendukung ketahanan pangan daerah. (*)

Reporter : Aji Yudha

Editor : Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA