Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Balikpapan

Remaja Tenggelam di Pantai Kemala Ditemukan Meninggal, Basarnas Balikpapan Tutup Operasi SAR

badge-check


					Foto: Personel Basarnas Balikpapan bersama Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Kemala, Kamis (13/11/2025). (Dok. Basarnas) Perbesar

Foto: Personel Basarnas Balikpapan bersama Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Kemala, Kamis (13/11/2025). (Dok. Basarnas)

BALIKPAPAN- Basarnas Balikpapan selaku koordinator pencarian bersama Tim SAR Gabungan akhirnya menuntaskan upaya pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kemala Beach, Kota Balikpapan. Operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari ini dilakukan untuk menemukan korban atas nama Khoirul Anam, laki-laki berusia 17 tahun, warga Gunung Guntur. Sejak pertama kali dilaporkan hilang, seluruh unsur SAR bahu-membahu melakukan pencarian dengan menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian.

Memasuki hari keempat operasi atau H+4, pada Kamis, 13 November 2025, pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing untuk menentukan strategi pencarian lanjutan. Seluruh tim kemudian diterjunkan ke area pencarian seluas kurang lebih lima nautical mile persegi, menggunakan sejumlah alut laut seperti rubber boat, speedboat Lanal Balikpapan, serta RIB Lanal yang didukung oleh peralatan selam, komunikasi, dan medis.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 09.18 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban Khoirul Anam dalam kondisi meninggal dunia. Titik penemuan korban berada di sekitar 20 nautical mile dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan keluarga korban.

Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 12.15 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing di lapangan. Berdasarkan hasil pencarian dan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing dan melanjutkan siaga penuh untuk kesiapan menghadapi potensi operasi berikutnya.

Dalam operasi ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan bekerja sama dengan berbagai unsur, di antaranya TNI AL, Satpolairud, Brimob, Ditsamapta, BPBD, Satpol PP, PMI, DKK Balikpapan, ORARI, dan Bank Indonesia. Seluruh unsur menunjukkan sinergi dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan ini. (CB/Rilis)

Sumber  : Basarnas Balikpapan

Editor     : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Kemala Beach Balikpapan

12 Juli 2026 - 13:59 WITA

PHM Rampungkan Pemasangan Jacket dan Topside Platform Offshore Manpatu 1.000 Ton, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam

2 Juni 2026 - 15:13 WITA

Dihadiri Dubes Australia, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Fasilitasi Peringatan ANZAC Day 2026 di Balikpapan

30 April 2026 - 16:51 WITA

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026 - 14:49 WITA

Jejak Warna dari Tanah Borneo: Kisah Ny. Satoro Melestarikan Sulam Tumpar Kalimantan Timur

5 Maret 2026 - 00:09 WITA

Trending di Balikpapan