Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

800 Boks Apartemen Kepiting Bakau Siap Dibudidaya

badge-check


					Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan Hidup Diskan PPU, Musakkar Mulyadi pada saat di wawancarai di kantor Diskan. (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan Hidup Diskan PPU, Musakkar Mulyadi pada saat di wawancarai di kantor Diskan. (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM– Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mengembangkan budidaya kepiting bakau.

Salah satu langkah konkrit yang telah dilakukan adalah dengan menyediakan fasilitas budidaya berupa 800 boks apartemen kepiting untuk dua kelompok pembudidaya di Desa Sesulu dan Api-api, Kecamatan Waru.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan Hidup Diskan PPU, Musakkar Mulyadi, menjelaskan bahwa pemilihan metode apartemen kepiting ini didasarkan pada keefektifannya dalam mencegah kanibalisme yang sering terjadi pada kepiting. Dengan menempatkan satu kepiting dalam satu boks, pertumbuhan kepiting dapat lebih optimal dan risiko kematian dapat diminimalkan.

“Kami berharap dengan adanya fasilitas ini, produktivitas budidaya kepiting bakau di PPU dapat meningkat secara signifikan,” ujar Musakkar Sabtu (16/11/2024).

Program budidaya kepiting bakau ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi perikanan di wilayah PPU. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta dari APBD untuk penyediaan boks apartemen, bibit kepiting, dan pakan.

Musakkar menambahkan bahwa pemilihan Desa Sesulu dan Api-api sebagai lokasi budidaya didasarkan pada potensi sumber daya alam yang ada, terutama keberadaan hutan bakau yang menjadi habitat alami kepiting bakau.

“Budidaya kepiting bakau tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan. Dengan mengurangi tekanan penangkapan di alam liar, budidaya kepiting bakau dapat membantu menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan mencegah kerusakan habitat,” tambahnya.

Selain itu, budidaya kepiting bakau juga dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meskipun program budidaya kepiting bakau ini memiliki potensi yang besar, namun masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti fluktuasi harga pasar, penyakit pada kepiting, dan perubahan iklim.

Musakkar berharap agar kelompok pembudidaya dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya dan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya kepiting.

“Dengan demikian, budidaya kepiting bakau di PPU dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lain,” pungkasnya (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA