TANA PASER– Sejumlah Masyarakat di Rukun Tetangga (RT) 02 dan 10 Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluhkan persoalan daya listrik yang menurun atau Voltage Drop dibeberapa rumah.
Hal ini, sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat karena listrik sangat penting untuk kebutuhan sehari hari, seperti untuk mencuci baju, memasak dan lain sebagainya.
Kepala Desa (Kades) Paser Belengkong, Muhammad Subhan, menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada respon dari pihak Perusahan Listrik Negara (PLN) Tanah Grogot maupun Balikpapan dengan mengajukan surat permohonan elektronik sampai tiga dan belum ada respon sampai sekarang.
“Padahal daya listrik ini sudah satu tahun lama masyarakat rasakan, tapi dari pihak PLN ini seperti lepas tangan, jadi yang rugi ini masyarakat,” ujarnya pada Jumat (22/5/2026).
Untuk itu, ia akan membuat surat tertulis kepada PLN Tanah Grogot dan PLN cabang Balikpapan pada Senin mendatang agar permasalahan yang dirasakan masyarakat dapat secepatnya teratasi. Hal ini karena sebanyak kurang lebih sepuluh rumah telah merasakan dampak turunnya daya listrik tersebut.
Untuk itu, ia mendesak pihak PLN agar secepatnya diatasi, ini karena pihak desa tidak memiliki pilihan alternatif karena bukan wewenang Pemerintah Desa (Pemdes) Paser Belengkong.
“Informasi yang saya dapat dari pihak gangguan, katanya akan dipasang kabel dengan persyaratan permohonan kepada pihak terkait, cuma pertanyaan kami, kok bisa PLN memberitahu informasi seperti itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, salah satu masyarakat yang terdampak, Muhammad Jamil (24), membenarkan adanya penurunan daya listrik tersebut, ia sangat mengeluhkan adanya permasalahan ini sangat mengganggu kehidupan sehari hari.
“Jadi kami alternatif membeli kabel sendiri untuk dapat itu yang permeter Rp 10 ribu, jadi saya beli kabel itu bisa sampai Rp 6 juta rupiah, ini kan sangat merugikan kami,” terangnya.
Jadi, sampai saat ini, cara untuk beraktivitas menggunakan listrik dengan cara bergantian, seperti ingin mencuci baju menggunakan mesin cuci, barang elektronik lainnya akan dicabut.
“Jadi kalau seperti ini terus barang barang kami akan cepat rusak, seperti TV saya ini juga sudah rusak karena adanya penurunan daya tersebut,” imbuhnya.
Jadi harapannya, masyarakat Kecamatan Paser Belengkong, agar pihak PLN merespon permasalahan yang terjadi di wilayah mereka agak permasalahan seperti ini cepat terselesaikan dan tidak akan terulang kembali. (*)
Reporter: Aji Yudha | Editor: Redaksi CB Media
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







