NASIONAL — Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum viralitas Pacu Jalur dan tren aura farming di Provinsi Riau sebagai strategi promosi budaya dan penguatan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Pariwisata RI yang berlangsung baru-baru ini.
Dalam pernyataannya, Hendry Munief yang merupakan satu-satunya anggota Komisi VII DPR dari Daerah Pemilihan Riau I menyebut bahwa fenomena budaya Pacu Jalur dan aura farming yang kini viral di media sosial bukan hanya momen hiburan sesaat, tetapi peluang untuk mengangkat diplomasi budaya serta potensi ekonomi digital berbasis konten budaya lokal.
“Viralitas Pacu Jalur menunjukkan kekuatan budaya kita dalam membangun citra bangsa dan diplomasi budaya berbasis rakyat,” ujar Hendry Munief dalam forum resmi tersebut.
Ia juga menyoroti besarnya dampak langsung terhadap ekonomi daerah. Dinas Pariwisata Riau dilaporkan mengalami lonjakan signifikan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuantan Singingi sejak tahapan seleksi Pacu Jalur dimulai awal Juli, menjelang puncak festival nasional yang dijadwalkan pada 20–24 Agustus 2025.
“Dampak ekonomi daerah sangat luar biasa. Mulai dari proses seleksi, wisatawan lokal dan mancanegara sudah mulai berdatangan,” katanya.
Dalam rapat, Hendry turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan Pemerintah Provinsi Riau yang telah cepat tanggap memanfaatkan viralitas ini, termasuk dengan mengundang Rayyan Arkan Dikha — pemuda penari Pacu Jalur yang viral ke kantor gubernur. Ia juga menekankan bahwa budaya lokal seperti Pacu Jalur harus dilihat sebagai soft power diplomasi dan aset ekonomi digital, bukan sekadar tontonan viral.
“Transformasi budaya menjadi konten digital global seperti aura farming ini adalah bentuk baru dari kekuatan ekonomi kreatif yang perlu kita dorong bersama,” tegasnya.
Lebih jauh, Hendry juga menyampaikan surat undangan resmi dari Bupati Kuantan Singingi kepada Menteri Pariwisata untuk hadir dalam festival Pacu Jalur Agustus mendatang, serta mengusulkan kunjungan kerja reses DPR RI ke Istana Siak, sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap promosi budaya Riau.
“Ketika desa dan budaya lokal kuat, maka kekuatan bangsa kita akan semakin kokoh,” tutupnya. (*)
Sumber : Youtube
Editor : Nanabq
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







