Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Dinas Pertanian Gelar Gotong Royong Pembersihan Saluran Air di Penajam

badge-check


					Foto : kegaiatan gotong royong pembersihan paret saluran pembuangan air di hamparan sawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Laut, Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam (Dok : Istimewa) Perbesar

Foto : kegaiatan gotong royong pembersihan paret saluran pembuangan air di hamparan sawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Laut, Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam (Dok : Istimewa)

PENAJAM— Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan gotong royong pembersihan paret saluran pembuangan air di hamparan sawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Laut, Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam. Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem akibat perubahan iklim yang saat ini dirasakan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Koordinator BPP Petung, Koordinator POPT, PPI Pejala, Babinsa Kelurahan Pejala, Lurah Pejala, serta anggota Gapoktan Sinar Laut.

Lurah Pejala, Irmayanti, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya gotong royong dalam pengelolaan pertanian. Selain itu, ia juga menekankan perlunya regenerasi petani agar pertanian di masa depan tetap maju dengan pemanfaatan teknologi modern, sehingga dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor ini demi mendukung swasembada pangan.

Kepala Bidang TPH Dinas Pertanian, Gunawan, menjelaskan bahwa perubahan iklim membawa tiga dampak utama bagi pertanian, yaitu banjir saat hujan ekstrem, kekeringan dan kebakaran lahan saat panas ekstrem, serta potensi ledakan serangan hama penyakit tanaman yang sulit diprediksi. Kegiatan pembersihan saluran air ini fokus pada antisipasi dampak hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir.

“Kegiatan hari ini adalah mengantisipasi dampak perubahan iklim dengan cuaca hujan ekstrem, dengan kegiatan pembersihan saluran pembuangan air di hamparan lahan Gapoktan Sinar Laut, sebagai upaya meminimalisir dampak banjir,” ujar Gunawan Pada Jumat (18/4).

Ia menambahkan bahwa dengan lancarnya saluran air, diharapkan gerakan olah lahan dan tanam padi dapat segera dilakukan untuk memperluas areal tanam dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten PPU.

Gunawan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa persatuan dan kebersamaan antar petani dalam satu hamparan. Dinas Pertanian berperan sebagai motivator dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan oleh pemerintah kelurahan.

Lebih lanjut, ia menyinggung kebijakan pemerintah terkait harga pokok penjualan gabah kering panen sebesar Rp 6.500 per kilogram dengan Bulog sebagai offtaker serta kebijakan penghentian impor bebas, yang diharapkan menjadi era kebangkitan pertanian.

Hamparan sawah Gapoktan Sinar Laut memiliki luas 81 hektar dengan panjang saluran pembuangan air di kanan dan kiri jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

“Pekerjaan pembersihan saluran air ini dilakukan secara manual oleh 21 orang anggota Gapoktan dengan harapan dapat memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya banjir di areal persawahan,” terangnya. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA