Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

KALTARA

Audiensi BPJS Kesehatan, Gubernur Tegaskan Komitmen Perluas Akses Layanan Kesehatan

badge-check


					Foto: Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (Dok: istimewa) Perbesar

Foto: Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (Dok: istimewa)

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Hal ini diutarakan saat Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman, SKM., M.Kes., menerima audiensi Deputi Direksi Wilayah VIII Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dr. Herman Dinata Mihardja, AAAK., beserta jajaran di ruang rapat kerja gubernur, Selasa (9/6).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Program JKN memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dan menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkeadilan.

“Program JKN memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, kami akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Kaltara,” kata Zainal.

Zainal juga menyatakan dukungannya terhadap gagasan pelibatan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat sekitar perusahaan menjadi peserta JKN.

Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di Kaltara perlu ikut berkontribusi dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat melalui program CSR yang tepat sasaran.

“Perusahaan-perusahaan di Kaltara harus dilibatkan melalui program CSR, bagaimana masyarakat sekitarnya dapat didaftarkan dan ikut program JKN. Sehingga hal ini bisa menjadi tanggungan perusahaan dalam bentuk CSR,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti gagasan tersebut, Zainal menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera melakukan koordinasi dan merumuskan langkah teknis yang diperlukan, termasuk penyusunan surat edaran bagi perusahaan.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, dr. Herman Dinata Mihardja, AAAK., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Kaltara terhadap pelaksanaan Program JKN, terutama dalam menjaga cakupan kepesertaan yang telah mencapai lebih dari 100 persen berdasarkan data penduduk semester II tahun 2025.

“Dukungan luar biasa terutama dari sisi kepesertaan, karena kepesertaan ini pintu masuk awal. Di Kaltara tingkat kepesertaannya sudah sangat baik,” katanya.

Menurut Herman, BPJS Kesehatan juga mendorong keterlibatan perusahaan melalui dana CSR guna membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan menjadi peserta JKN. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan keaktifan peserta sekaligus menekan angka masyarakat yang belum terlindungi program jaminan kesehatan.

Selain membahas perkembangan kepesertaan, pertemuan tersebut turut membahas peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan koordinasi dengan fasilitas kesehatan, serta optimalisasi data kepesertaan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan Program JKN.

Saat ini, tingkat keaktifan peserta JKN di Kaltara telah mencapai hampir 85 persen atau melampaui target nasional. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperluas manfaat layanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kaltara. (dkisp-kaltara)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Gubernur Minta RKPD 2027 Fokus pada Prioritas Pembangunan dan Kebutuhan Masyarakat

10 Juni 2026 - 14:32 WITA

Gubernur Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Akurat untuk Perencanaan Pembangunan Kaltara

9 Juni 2026 - 22:53 WITA

Gubernur Dukung Pembentukan Kanwil Imigrasi Mandiri, Siapkan Lahan Terpadu 20 Hektare

9 Juni 2026 - 22:41 WITA

Sekprov Finalisasi Dashboard Executive, Perkuat Integrasi Data Pembangunan

9 Juni 2026 - 22:05 WITA

Kaltara Raih Opini WTP ke-12 dari BPK RI, Gubernur Zainal Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

8 Juni 2026 - 18:33 WITA

Trending di KALTARA